Pencurian atau begal kargo dapat saja terjadi pada setiap tahap proses pengiriman dan dapat menyebabkan gangguan pada rantai pasokan. Pencurian tersebut juga dapat menyebabkan kerugian moneter yang besar, terutama ketika curian merupakan jenis barang berharga seperti elektronik atau obat-obatan. Tak hanya itu, pencurian dengan kekerasan dapat membahayakan nyawa pengemudi truk beserta kernetnya.

Oleh karena itu, mengambil tindakan pencegahan dapat menjadi kunci dalam mengurangi risiko pencurian. Perusahaan harus selalu bersiap menghadapi pencurian sebelum terjadi

Berikut adalah beberapa tindakan utama yang dapat dilakukan untuk melindungi kargo perusahaan dengan lebih baik:

1. Mengunci Pintu dan Kaca

Jika mengemudi truk pada malam hari, jangan lupa untuk mengunci pintu dan kaca secara rapat sekaligus memberikan penerangan kendaraan yang cukup. Anda pasti mengetahui titik-titik mana yang seharusnya memerlukan cahaya lebih. Jika Anda merasa harus membuka kaca pun, perhatikan ruas jalan yang menurut pengamatan Anda aman, sehingga dapat mengurangi resiko pembegalan.

2. Bekali Diri dengan Alat Pembela Diri

Ada beberapa alat pembela diri yang masih diperbolehkan hukum, seperti pepper spray, stun gun, alarm remote, atau bahkan klakson truk itu sendiri. Maka Anda dapat memastikan juga sebelum melakukan perjalanan, bahwa klakson truk berfungsi dengan baik.

3. Miliki Nomor-nomor Penting

Bagi Anda para pengemudi truk, Anda wajib memiliki nomor-nomor penting untuk menjadi salah satu pertolongan pertama saat kondisi darurat terjadi, seperti nomor Kepolisian, Jasa Marga, instansi terkait, keluarga, kerabat, atau bahkan sesama pengendara truk. Maka dari itu, pengemudi truk diharapkan juga dapat aktif di komunitas sesama pengemudi truk agar solidaritas selalu terjaga.

4. Jika Beristirahat, Cari Rest Area yang Paling Aman

Meski di Tol Lintas Sumatera jumlah rest area masih sangat terbatas dan memiliki infrastruktur yang belum baik, Anda tetap dapat memilih rest area yang sekiranya aman untuk disinggahi. Perhatikan terlebih dahulu lingkungan di sekitar rest area. Berhentilah pada rest area yang memiliki penerangan baik.

5. Memiliki Manajemen Waktu yang Baik

Dengan memanfaatkan fleet management system, Anda bisa mendapatkan penugasaan yang lebih efisien, termasuk mengatur waktu yang baik untuk melakukan pengiriman barang serta menghindari rute jalan yang tidak diperlukan sehingga meminimalisir bahaya pembegalan.