Inovasi Industri Logistik dengan Internet of Things

Inovasi Industri Logistik dengan Internet of Things

Inovasi Industri Logistik dengan Internet of Things

Manajemen logistik membutuhkan pemantauan berbagai aktivitas sekaligus, seperti rantai pasokan, pergudangan, dan sebagainya. Untuk merampingkan proses dan meningkatkan kepuasan pelanggan, manajer logistik harus merangkul inovasi yang ditawarkan Internet of Things (IoT).

IoT, di antara teknologi lainnya, menyediakan alat bagi usaha kita yang berguna untuk merencanakan, memantau, dan meningkatkan keamanan semua operasional. Perusahaan di seluruh dunia akan menggelontorkan banyak dana untuk produk yang terhubung dengan internet guna meningkatkan produktivitas pengiriman.

Adapun tujuan bisnis menerapkan Internet of Things dalam logistik yaitu sebagai berikut:

1. Meningkatkan keamanan dan mendeteksi pencurian, seperti mencari tahu siapa yang memasuki gudang pada waktu tertentu, membantu melacak semua item, dan mengingatkan manajer jika ada barang yang hilang. Contoh aplikasi keamanan bertenaga IoT adalah CCTV yang terhubung, aplikasi yang memungkinkan manajer gudang memblokir pintu fasilitas dari jarak jauh, aplikasi logistik pelacakan aset yang membantu memantau pengiriman, dan lain sebagainya.

2. Internet of Things pada logistik mencakup perlindungan karyawan dengan mendeteksi masalah peralatan jauh sebelum manusia berinteraksi dengan suatu alat. Sensor IoT secara signifikan meningkatkan waktu respons, jika terjadi sesuatu pada karyawan. Perangkat yang dapat dikenakan segera mendeteksi perubahan penting pada data vital dan mentransfer data ke platform khusus yang memberi tahu manajer dan bahkan memanggil ambulans.

3. Meningkatkan transparansi proses pengiriman adalah tujuan utama yang ingin dicapai manajer bisnis dengan penerapan IoT. Mampu melacak produk dari gudang hingga sampai ke pelanggan memberikan keyakinan lebih kepada manajer bahwa semua tahapan rantai pasokan diselesaikan dengan lancar. Ini juga meningkatkan kepercayaan klien pada perusahaan Anda.

4. Internet of Things dapat memberi gambaran besar tentang bagaimana operasi ditangani. Dengan mengumpulkan data dari sensor dan menyajikannya secara ringkas dan mudah dimengerti, IoT menawarkan pendekatan holistik untuk manajemen logistik. Berikut berbagai hal yang akan diperhatikan pemilik perusahaan: Jumlah barang di gudang; suhu di gudang; kondisi lingkungan selama pengiriman; serta efisiensi karyawan.

Tren Teknologi Rantai Pasokan di 2021 yang Harus Diperhatikan

Tren Rantai Pasokan

1. Keberlanjutan

Dengan meningkatnya kesadaran bahwa listrik dan transportasi adalah kontributor besar emisi gas rumah kaca, industri logistik ramah lingkungan mulai mempunyai daya tarik yang signifikan, dengan banyak perusahaan mencari sistem manajemen energi canggih dan kendaraan bertenaga listrik dan surya untuk menurunkan jejak karbon mereka secara keseluruhan.

Selain solusi ini, banyak organisasi mulai melihat perencanaan rantai pasokan cerdas iklim dalam manajemen rantai pasokan, karena efek perubahan iklim terhadap ketersediaan bahan dan sumber daya. Selain melestarikan lingkungan, mereka yang mengadopsi solusi berkelanjutan akan memperoleh keuntungan yang lebih tinggi dan loyalitas pelanggan, dengan 60% pelanggan senang membayar premi untuk produk berkelanjutan.

2. Rantai Pasokan Melingkar

Diprediksi rantai pasokan melingkar akan segera menggantikan rantai pasokan linier, mereka yang mengadopsi pendekatan rantai pasokan melingkar akan memperoleh keuntungan dari pengurangan biaya dalam jangka panjang, pengurangan limbah, dan pengurangan dampak terhadap lingkungan.

Pendorong utama dalam penerapan pendekatan ini adalah peraturan yang lebih ketat dalam hal daur ulang dan pembuangan limbah, serta potensi insentif untuk upaya berkelanjutan yang dilakukan.

3. Rantai Pasokan Sebagai Layanan

Sementara banyak organisasi mengelola aktivitas rantai pasokan mereka sendiri, para eksekutif di perushaan-perusahaan memperkirakan bahwa semakin banyak bisnis akan mengadopsi model rantai pasokan sebagai layanan, melakukan outsourcing seperti manufaktur, logistik, dan manajemen inventaris.

Diharapkan ketika tim manajemen rantai pasokan menjadi lebih kecil, perusahaan akan memiliki tim individu terampil yang berfokus pada keputusan strategis untuk meningkatkan rantai pasokan.

4. Siklus Hidup Produk yang Pendek

Dengan meningkatnya personalisasi dan pengiriman hari berikutnya, siklus hidup produk menjadi semakin pendek. Akibatnya, rantai pasokan harus berkembang menjadi lebih cepat dan efisien. Dengan banyaknya perusahaan yang saat ini menggunakan satu rantai pasokan untuk semua produk, di masa depan mereka perlu mengembangkan banyak rantai pasokan untuk mengakomodasi berbagai siklus hidup guna mempertahankan keuntungan.

5. Logistik Elastis

Dalam rantai pasokan modern, tidak cukup hanya memiliki proses ramping, rantai pasokan harus fleksibel dan responsif terhadap pengaruh eksternal. Akibatnya, para eksekutif berharap untuk melihat peningkatan dalam penerapan pendekatan yang fleksibel – logistik elastis. Pendekatan ini memungkinkan perusahaan untuk memperluas atau mempersempit akomodasi permintaan.

6. Blockchain

Dengan visibilitas rantai pasokan tetap menjadi perhatian utama bagi organisasi, semakin banyak yang mencari kekuatan blockchain untuk mengakomodasi kebutuhan ini. Teknologi tersebut dapat membuat seluruh rantai pasokan lebih transparan untuk meminimalkan gangguan dan meningkatkan layanan yang diberikan.

Blockchain juga dapat memberikan perlindungan atas informasi karena metodenya yang terdesentralisasi, yaitu teknologi melindungi data agar tidak diedit.

7. IoT

Selain blockchain dan AI, banyak organisasi meningkatkan penggunaan perangkat IoT untuk meningkatkan visibilitas mereka. Sensor dapat dipasang di kendaraan, gudang, dan outlet untuk memberikan data yang diperlukan guna meningkatkan visibilitas dalam produksi, manajemen inventaris, dan pemeliharaan dengan sangat prediktif.

8. Otomasi Robotik

Dilaporkan bahwa pada paruh pertama tahun 2019 saja perusahaan-perusahan di AS menghabiskan US $ 869 juta untuk lebih dari 16.400 robot, otomasi robot memainkan peran penting dalam rantai pasokan dan manajemen rantai pasokan.

Dengan semakin banyaknya perusahaan yang menggunakan drone dan kendaraan tanpa pengemudi untuk merampingkan operasi logistik, para pelaku bisnis berharap drone menjadi sepenuhnya mampu melakukan pengiriman barang-barang skala kecil serta menengah.

5 Alasan Internet of Things Digunakan untuk Tujuan yang Baik

Internet of Things

Seiring Internet of Things (IoT) terus merevolusi dunia, miliaran perangkat yang terhubung diharapkan bisa memberikan dampak yang baik beberapa tahun ke depan. Teknologi IoT memiliki kekuatan dan jangkauan untuk mengatasi tantangan global dan melibatkan warga untuk kebaikan yang lebih besar. Revolusi digital ini bukan hanya tentang bisnis. Selain mendorong investasi finansial ke dalam kapabilitas dan produk baru, IoT dapat memberikan banyak manfaat bagi lingkungan dan masyarakat secara keseluruhan.

Dengan peningkatan koneksi sekaligus peningkatan akses ke jaringan berkecepatan tinggi, IoT memiliki kemampuan untuk mengatasi dan membantu menyelesaikan banyak tantangan yang kita hadapi saat ini.

Berikut adalah lima alasan IoT digunakan untuk tujuan yang baik:  

  1. Emisi Karbon

Dengan lebih banyak mobil dan truk di jalan daripada sebelumnya, emisi gas rumah kaca telah meningkat 90 persen sejak tahun 1970. Seiring dengan jumlah kendaraan yang terus meningkat, IoT membantu mengurangi jejak karbon.. Misalnya, dalam fleet management system yang mengoptimalkan perutean, mengaktifkan pemeliharaan preventif kendaraan, meminimalisir penggunaan bahan bakar, sehingga pada akhirnya mengurangi emisi karbon.

2. Limbah Air

Menurut Center for Neighborhood Technology (CNT), enam miliar galon air hilang setiap hari karena kebocoran yang tidak terdeteksi dari infrastruktur air yang sudah tua. Banyak dari kebocoran ini terjadi karena 30 persen pipa berusia 40 hingga 80 tahun. Selain itu, irigasi luar ruangan menghasilkan sekitar 60 persen penyiraman, dan sekitar 50 persennya terbuang percuma. Untuk mengatasi limbah ini, banyak perusahaan menggunakan solusi irigasi pintar yang diaktifkan oleh teknologi IoT di dalam gedung dan fasilitas kantor. Solusi ini menghemat jutaan galon air setiap tahun dengan menyiram hanya saat tidak ada hujan dan saat tingkat kelembaban tanah menunjukkan adanya kebutuhan.

3. Limbah Makanan

Limbah makanan adalah masalah lain yang dapat dibantu oleh IoT. Ada statistik yang meresahkan, sekitar 40 persen makanan yang diproduksi menjadi limbah, dan 95 persen limbah itu berakhir di tempat pembuangan sampah atau insinerator yang menciptakan gas metana. Sekarang mulai bermunculan perusahaan yang menciptakan penggiling untuk membuat bubur limbah makanan, dan alih-alih mengirim limbah ini ke tempat pembuangan sampah, ia dapat dicerna secara anaerobik untuk menghasilkan energi terbaru dalam bentuk listrik, panas, atau gas alam terkompresi yang dapat digunakan untuk bahan bakar kendaraan.

4. Konsumsi Energi

IoT tidak hanya membantu kita menghemat makanan dan air, tapi juga membantu dalam penghematan energi. Delapan puluh persen konsumsi energi bumi terjadi di kota-kota besar. Saat ini ada teknologi Smart Cities yang membantu kota-kota besar dalam mengelola sumber daya mereka dengan lebih efektif. Misalnya, kita dapat menggunakan pencahayaan LED luar ruangan di kota untuk membuat infrastruktur digital yang membantu mengatasi masalah seperti arus lalu lintas dan pengoptimalan parkir, yang dapat membantu warga menghemat waktu dan bahan bakar. Pencahayaan pintar juga dapat membantu pemeliharaan dari jarak jauh sehingga mengelola seluruh sistem pencahayaan kota tidak perlu berkeliling untuk mencari dan mengganti bola lampu yang rusak.

5. Kesehatan, Keamanan, dan Akses

Baik itu meningkatkan keselamatan jalan atau memajukan teknologi perawatan kesehatan, IoT dapat membuat dunia lebih aman dan orang-orang menjadi lebih sehat. Dengan berbekal teknologi, ada banyak orang-orang lanjut usia dan penyandang disabilitas yang merasakan hidup seutuhnya. Misalkan saja kacamata pintar yang menawarkan pendampingan virtual kapanpun dan dimana pun mereka membutuhkan. Selain itu, kota-kota besar juga menggunakan teknologi suar melalui aplikasi untuk membantu penyandang tunanetra mencapai tujuan mereka dan dapat menjangkau fasilitas lain yang ada di sekitar mereka.

Yang Perlu Anda Ketahui Tentang Internet of Things

Internet of Things

Meningkatnya penggunaan teknologi dalam kehidupan kita sehari-hari membuat dunia di sekitar kita juga semakin pintar.

Saat ini, perangkat digital tidak hanya yang tersimpan di kantong kita seperti handphone, melainkan banyak lagi lainnya.  Perangkat digital kini terpasang di rumah, gedung, dan banyak tempat-tempat umum. Digitalisasi mengambil peran kunci dalam membantu mengumpulkan, menganalisis, dan memantau data dan informasi tentang beragam hal. Perangkat digital saat ini juga saling terhubung satu sama lain melalui jaringan yang terintegrasi secara massif. Keadaan seperti inilah yang lebih dikenal sebagai Internet of Things.

Internet of Things biasa disingkat menjadi IoT, konektivitas memungkinkan perangkat terhubung dan berkomunikasi satu sama lain dan juga dengan kita. IoT memberikan banyak data dan Analisa mendalam yang diharapkan dapat meningkatkan produktivitas yang ada di sekitar kita. IoT sendiri dibentuk untuk merevolusi cara kita menjalani hidup. Banyak yang telah menikmati manfaat dari IoT, tak terkecuali kita sendiri. Sebut saja perangkat-perangkat cerdas seperti Amazon Alexa, Google Nest, dan lain-lain.

Jika Anda masih bingung mendefinisikan IoT, coba ingat kembali apa saja yang Anda miliki saat ini. Semua sudah disematkan kata “smart” ke dalam barang-barang Anda. Smart TV, smart refrigerator, smart door lock, smart watch, smart speaker, dan masih banyak lagi.

Tak hanya kebutuhan sehari-hari, IoT juga bisa mendatangkan keuntungan dalam dunia bisnis. IoT dapat membantu operasional perusahaan yang sebelumnya manual dan terasa kompleks, saat ini proses digitalisasi tentu saja terasa begitu memudahkan tugas dan tanggung jawab kita sebagai manusia.

Di bidang kesehatan pun, seperti rumah sakit sudah menggunakan sensor untuk memantau pasien dengan lebih efektif. Pemerintah juga dapat memantau polusi, tingkat lalu lintas, data cuaca, dan banyak lagi.

IoT sudah berkembang pesat dan diatur untuk memengaruhi lebih banyak aspek kehidupan manusia di tahun-tahun mendatang. Hal ini akan menyebabkan perkembangan yang semakin pesat dengan kecerdasan-kecerdasan yang dulu bahkan tidak pernah terbayangkan.