4 Hal yang Tidak Bisa Dilakukan oleh Fleet Management Software

Fleet Management System

Software fleet management diyakini dapat membuat manajemen armada Anda menjadi lebih teratur dan mengurangi resiko kecelakaan yang nantinya dapat berdampak pada jumlah biaya operasional yang akan dikeluarkan oleh perusahaan. Akan tetapi, dibalik teknologi canggih yang ada di dalam software fleet management, ternyata tidak semua hal dapat diatasi dan dilakukan oleh software ini. Berikut merupakan 4 contoh hal yang tidak dapat dilakukan oleh software fleet management:

  • Tidak dapat mengubah niat karyawan Anda, tetapi dapat membantu mereka untuk lebih produktif dan mencegah istirahat di jam kerja

Bahkan kita sebagai manusia pun tidak dapat mengubah niat orang lain, begitu pula dengan software fleet management. Tidak ada yg bisa dilakukan oleh software tersebut tentang niat dari para karyawan, seperti misalnya niat untuk pergi istirahat di jam kerja. Tetapi software fleet management mampu para karyawan untuk lebih produktif dan mencegah mereka untuk istirahat di jam kerja. Fitur tracking yang ada tidak hanya digunakan untuk tracking armada saja, melainkan juga dapat untuk tracking karyawan saat sedang di jam kerja. Kita dapat mengetahui apakah karyawan tersebut ada di dalam kantor atau tidak. Report akhir dari hasil tracking ini dapat digunakan untuk mengevaluasi para karyawan yang ‘nakal’ dan mencegah mereka untuk berbuat seperti itu lagi di kemudian hari.

  • Tidak dapat menghukum driver yang ugal-ugalan, tetapi dapat mencegah resiko kecelakaan saat berkendara

Meski didukung oleh teknologi canggih, software fleet management tentu saja tidak memiliki kemampuan untuk ‘menghukum’ para pengendara yang berkendara secara ugal-ugalan. Namun, walaupun tidak memiliki kemampuan tersebut, software fleet management mampu untuk membantu mencegah resiko kecelakaan saat berkendara. Kemampuan untuk mengetahui dan memonitor driver behaviour merupakan salah satu fitur yang ada di dalam software fleet management. Kita dapat mengetahui gaya mengemudi para driver, apakah driver mengendarai kendaraan secara ugal-ugalan atau justru sebaliknya. Jika diketahui driver mengemudi dengan cara yang tidak baik, kita dapat mengingatkan mereka untuk berkendara secara baik dan benar supaya tidak terjadi kecelakaan dan selamat sampai di tujuan.

  • Tidak dapat mengetahui barang apa yang diinginkan oleh konsumen, tetapi dapat memberikan pelayanan pengiriman yang memuaskan konsumen

Menerka-nerka tentang apa yang orang lain inginkan tidak semudah mengetahui keinginan diri sendiri. Hal inilah yang membuat software fleet management tidak memiliki fitur yang dapat mengetahui barang apa yang diinginkan oleh konsumen. Namun bukan berarti software fleet management tidak memiliki manfaat untuk para konsumen di luar sana. Fitur live tracking yang merupakan fitur utama di dalam software fleet management, mampu memudahkan konsumen dalam melakukan pelacakan tentang posisi barang mereka. Mereka tidak lagi bertanya-tanya tentang posisi barang mereka, karena dapat melacaknya sendiri dengan kode unik yang diberikan oleh pihak perusahaan logistik. Kemudahan melacak barang dapat memuaskan konsumen secara tidak langsung.

  • Tidak dapat mengurangi kemacetan lalu lintas, tetapi dapat membantu kita untuk menghindarinya

Tingginya jumlah kendaraan di Indonesia membuat sulitnya untuk mengatasi masalah kemacetan lalu lintas yang terjadi setiap harinya. Software fleet management tidak akan bisa untuk mengatasi masalah kemacetan lalu lintas yang bahkan pemerintah sendiripun masih kesulitan dalam menanganinya. Akan tetapi software fleet management dapat membantu kita untuk menghindari kemacetan yang ada dan membuat pengiriman tetap sampai tepat waktu. Kita dapat memantau jalan mana yang harus dihindari dan mana yang sebaiknya dilewati supaya perjalanan lebih efisien dan tidak menghabiskan banyak waktu di perjalanan.

Tanpa kita sadari, software fleet management memberikan banyak manfaat terutama bagi perusahaan-perusahaan di bidang logistik. Didukung dengan teknologi yang canggih menjadikan software fleet management sebagai solusi untuk memperbaiki sistem mobilisasi perusahaan yang masih kurang bagus atau belum memakai sistem yang digital melainkan masih memakai sistem tradisional. Software fleet management dari lacak.io memiliki keempat fitur yang sudah disebutkan di atas tadi. Tidak hanya berfokus pada GPS Tracker secara real time tetapi juga memberikan inovasi lain melalui berbagai macam fitur yang ada.

Fleet Management System Bantu Awasi Cara Berkendara Pengemudi

Keselamatan Berkendara

Salah satu penyebab kecelakaan lalu lintas adalah pengemudi itu sendiri. Cara berkendara pengemudi yang lalai dapat menyebabkan kecelakaan lalu lintas, yang tidak hanya membahayakan diri sendiri, tetapi juga orang lain. Bentuk kelalaian dari pengemudi dapat berupa menyetir dalam keadaan mengantuk, menyetir di bawah pengaruh obat-obatan atau alkohol, serta melakukan kegiatan lain sambal menyetir, dan masih banyak lainnya. Selain menimbulkan kerugian secara fisik, kecelakaan lalu lintas juga dapat menimbulkan kerugian secara materi.

Cara kerja Fleet Management System untuk awasi cara berkendara pengemudi

Fleet Management System yang dikenal sebagai sistem untuk mengelola armada, ternyata juga dapat dimanfaatkan untuk mengawasi cara berkendara pengemudi. Dengan mudahnya memonitor serta mengawasi cara berkendara pengemudi, maka kelalaian pengemudi pun dapat lebih diminimalisir. Fitur yang dapat digunakan dalam hal ini adalah fitur Harsh Driving. Pada fitur ini, operator dapat mengatur pilihan sesuai dengan armada yang digunakan. Pilihan yang dapat disesuaikan yaitu Acceleration (Percepatan), Braking (Pengereman), dan Turns (Belokan).

Pada pilihan Acceleration dan Braking, operator dapat mengatur tingkat sensitifitas GPS ketika ada akselerasi dan pengereman dari armada. Untuk pengaturan dari setiap armada tentu saja akan berbeda tergantung dari tipe mobilnya. Dan yang terakhir, untuk pilihan Turns, operator juga dapat menentukan kecepatan normal saat armada hendak berbelok. Di tiap pilihan tersebut, terdapat keterangan Low, Moderate, Significant, yang berfungsi sebagai parameter untuk membantu operator pada saat menentukan pengaturan dari tiap pilihan.

Setelah melakukan pengaturan pada fitur Harsh Driving, operator dapat dengan mudah memonitor cara berkendara pengemudi. Jika armada melaju melebihi standar normal yang sudah ditentukan, maka operator akan mendapatkan notifikasi (pemberitahuan) melalui platform. Jika operator menemukan kejanggalan dari cara melajunya armada, operator dapat mengingatkan para pengemudi untuk mengemudi secara benar dan lebih berhati-hati. Secara jangka panjang, hal ini dapat mengurangi tingkat resiko kecelakaan yang disebabkan oleh human error.

3 Alasan Harus Berpisah dengan Sistem Logistik “Tradisional”

Logistik

Semakin berkembangnya kecanggihan teknologi tentunya dapat menjadi sebuah dorongan untuk segera mengganti sistem tradisional menadi sistem digital. Tidak hanya itu, berkembangnya industri logistik juga menjadi salah satu faktor untuk melakukan perubahan tersebut. Sebagai contoh, sebuah industri logistik yang pada awalnya hanya memiliki dua buah armada kemudian berkembang dan pada akhirnya dapat memiliki lebih dari sepuluh buah armada. Adanya peningkatan jumlah armada tersebut tentu saja akan berpengaruh terhadap cara pengawasan dan pengendalian dari setiap armada yang ada. Bagi beberapa industri logistik yang masih menggunakan sistem tradisional tentu saja akan mengalami beberapa kesulitan terkait hal tersebut dikarenakan sistem logistik secara tradisional tidak memiliki kemampuan untuk melacak armada pengiriman secara real-time, menghasilkan ETA yang akurat, juga mengurangi risiko dan biaya. Di bawah ini merupakan tiga poin utama yang menjadi kekurangan dari sistem logistik tradisional, diantaranya:

  1. Terbatasnya sarana untuk memastikan pengiriman lebih cepat dan tepat waktu.
    Sistem logistik tradisional yang berarti tidak menggunakan teknologi tentu saja tidak dapat memastikan apakah armada tersebut sudah melakukan pengiriman secara tepat waktu atau tidak. Tidak hanya itu, pihak logistik juga tidak dapat memberikan informasi yang akurat terhadap konsumen jika terjadi keterlambatan. Lain halnya jika pihak logistik sudah menggunakan sistem digital, mereka dapat memastikan bahwa pengiriman tersebut akan tiba tepat waktu, dan jika terjadi keterlambatan, mereka dapat memberitahu konsumen kapan pengiriman tersebut akan tiba di tempat tujuan.

  2. Tidak ada sarana untuk pelacakan waktu secara real time.
    Di setiap jadwal keberangkatan armada, tentu saja anda akan bertanya-tanya seputar keberadaan armada tersebut, apakah sudah sampai di tempat tujuan atau masih dalam perjalanan. Sebuah sistem logistik tradisional tentu saja tidak dapat menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut karena memang tidak adanya fitur serta sarana yang dapat digunakan untuk melakukan pelacakan terhadap armada yang sedang beroperasi. Alhasil pihak logistik tidak memiliki data yang akurat terkait keberadaan armada tersebut. Akan tetapi, jika pihak logistik beralih dari sistem tradisional menjadi sistem digital, tentu saja bukan hal yang aneh jika nantinya dapat melakukan pelacakan terhadap armada secara real time. Dengan kecanggihan teknologi seperti itu, anda tidak hanya meningkatkan transparansi terkait keberadaan armada, tetapi juga memberikan informasi secara akurat terhadap konsumen apabila terjadi keterlambatan.

  3. Kurang dapat meminimalisir resiko selama berkendara.
    Banyaknya peristiwa kecelakaan di jalan raya seringkali disebabkan oleh kelalaian dari driver, baik itu membawa armada di atas kecepatan normal atau menyetir dalam keadaan mengantuk. Bagi industri logistik yang masih menggunakan sistem logistik tradisional tentu saja tidak akan bisa untuk mengontrol cara berkendara driver dikarenakan tidak adanya teknologi yang memadai. Hal ini tentu saja tidak berlaku bagi mereka yang sudah menggunakan sistem digital, pengontrolan cara berkendara driver dapat dipantau melalui platform dan tentu saja dapat meminimalisir tingkat resiko seperti kecelakaan dan juga pencurian armada serta bahan bakar. Sistem logistik secara digital tidak hanya meningkatkan daya kompetitif suatu industri logistik, tetapi juga memberikan kepuasan kepada konsumen serta meminimalisir pengeluaran berlebih untuk biaya operasional. lacak.io telah berhasil dalam mendukung ketiga hal tersebut pada lebih dari 70 perusahaan. Hal ini menjadikan platform manajemen armada secara digital yang ditawarkan oleh lacak.io dapat dijadikan pilihan untuk mengganti sistem logistik tradisional di perusahaan anda.

Fleet Management Software: Wajib Untuk Dimiliki Oleh Perusahaan Transportasi dan Logistik

Fleet Management Software

Fleet Management merupakan sebuah sistem yang mampu mengelola seluruh armada yang Anda miliki. Anda tidak perlu lagi untuk menggunakan berbagai macam sistem, karena semuanya cukup dilakukan dengan sebuah sistem Fleet Management. Tidak hanya untuk mengelola penggunaan armada saja, Fleet Management juga mampu untuk meningkatkan kepuasan dari para konsumen. Kepuasan dan pengalaman konsumen dalam menggunakan jasa yang diberikan kini juga menjadi salah satu faktor yang mampu membuat persaingan di dunia bisnis.

Mengapa kepuasan serta pengalaman konsumen dalam menggunakan jasa mampu mempengaruhi tingkat kualitas dari sebuah bisnis yang dijalankan? Hal ini disebabkan karena konsumen memiliki peran utama dalam membantu tingkat persaingan suatu bisnis. Jika konsumen merasa puas dan nyaman dalam menggunakan jasa yang diberikan, tentu saja mereka akan kembali lagi untuk yang kesekian kalinya hanya untuk menggunakan jasa yang diberikan. Semakin banyak konsumen yang melakukan hal tersebut, artinya perusahaan tersebut memiliki nilai lebih dibandingkan perusahaan lainnya.

Akan tetapi, konsumen tidak akan memberikan pengalaman penggunaan yang memuaskan jika dari pihak perusahaan tidak mampu memberikan apa yang dibutuhkan oleh konsumen tersebut. Sebagai contoh, konsumen dapat merasa tidak puas jika ia sedang melakukan pemesanan barang dan armada yang mengantarkan barang tersebut mengalami keterlambatan. Dalam rangka mengetahui keberadaan barangnya itu, konsumen akhirnya memutuskan untuk menghubungi pihak armada, akan tetapi pihak armada tidak dapat memberikan informasi yang akurat mengenai keberadaan barang tersebut karena masih belum memiliki sebuah software fleet management yang mana dapat berfungsi sebagai sebuah sistem untuk melacak keberadaan armada secara real time.

Software fleet management menjadi sebuah terobosan baru dalam dunia bisnis khususnya bagi mereka yang bergelut di industri transportasi dan logistik. Dengan mengusung teknologi yang canggih, software fleet management mampu mendukung seluruh bisnis yang bergerak di bidang transportasi dan logistik. Dilengkapi dengan berbagai macam fitur, software fleet management tidak hanya membantu anda dalam melacak keberadaan armada secara real time, tetapi juga mampu meminimalisir resiko buruk selama driver berkendara. Adanya fitur schedule task juga dapat membantu operator melakukan pengecekan jadwal serta tugas dari setiap driver yang sedang bertugas. Banyaknya fitur serta manfaat yang dimiliki dari sebuah software fleet management pada akhirnya akan sangat membantu anda dalam menjalankan bisnis di bidang transportasi dan logistik. Bukan hal yang aneh jika nantinya hal tersebut menjadi salah satu kelebihan dari perusahaan anda karena konsumen pun merasa puas dan menikmati penggunaan jasa yang ditawarkan oleh perusahaan.

lacak.io merupakan perusahaan yang menyediakan software fleet management dalam rangka mendukung serta berkontribusi dalam memajukan industri transportasi dan logistik di Indonesia. Tidak hanya menjanjikan peningkatan efisiensi logistik saja, akan tetapi lacak.io juga menjanjikan pengurangan biaya operasional dan juga membantu anda dalam meningkatkan tingkat kepuasan dari setiap konsumen yang ada.

Tips Untuk Mengelola Tim Lapangan dengan Efektif

Tim Lapangan

Perusahaan akan lebih sulit dalam mengelola karyawan yang bekerja di lokasi berbeda, dibanding dengan karyawan yang bekerja di dalam kantor. Kesulitan ini dapat berupa sulitnya mengetahui kinerja karyawan, strategi pekerjaan yang mereka lakukan, dan juga komunikasi antar tim. Tantangan yang akan dihadapi oleh perusahaan adalah bagaimana caranya supaya perusahaan dapat memastikan bahwa seluruh karyawan yang bekerja di luar kantor sudah melakukan tugas dan pekerjaannya dengan benar?

Berikut ada lima tips untuk mengelola tim lapangan dengan efektif:

1. Memanfaatkan teknologi untuk menunjang pekerjaan

Perkembangan teknologi tidak jarang berimbas pada hal pekerjaan. Hal yang dahulu sulit untuk dilakukan, kini menjadi mudah untuk dilakukan. Manfaatkan perkembangan teknologi yang ada untuk menunjang pekerjaan karyawan lapangan ada, misalnya menggunakan aplikasi smartphone. Selain memudahkan perusahaan dalam memonitor karyawannya, aplikasi tersebut juga dapat memudahkan para karyawan supaya tidak lagi membawa tumpukan kertas setiap berkunjung ke suatu lokasi.

Aplikasi manajemen karyawan lapangan yang dimiliki oleh perusahaan tentu saja harus memiliki setidaknya beberapa fitur berikut:

  • Real-time Tracking Field Workers

Fitur ini nantinya akan memudahkan perusahaan untuk mengetahui lokasi dari tiap karyawannya. Selain itu, perusahaan juga dapat melihat dan menjaga produktivitas dari tiap karyawannya.

  • Instant Messaging (Live Chat)

Komunikasi merupakan hal penting yang harus diperhatikan oleh perusahaan. Adanya fitur ini akan memudahkan karyawan untuk berkomunikasi dengan cepat kepada pihak perusahaan

  • Workers Status

Fitur ini akan memudahkan perusahaan untuk melihat kinerja karyawannya. Meskipun sering bekerja di luar kantor dan berpindah lokasi, perusahaan tetap harus mengetahui kapan karyawannya mulai dan selesai bekerja di hari itu.

  • Tasking

Selain komunikasi yang harus dijaga, perusahaan juga harus mengetahui setiap interaksi atau hasil yang didapat saat karyawan bertemu dengan klien. Untuk menunjang hal ini, perusahaan harus menggunakan aplikasi manajemen karyawan lapangan yang memiliki fitur Tasking yang dapat customize forms sesuai kebutuhan

2. Meski di lokasi berbeda, tetap lakukan sharing files in real time

Tidak berada di lokasi yang sama tidak menjadi halangan untuk karyawan dapat mengirimkan dokumen penting di waktu nyata. Dokumen apapun itu tetap harus diberikan kepada perusahaan secepat mungkin, terutama untuk dokumen yang harus diperiksa saat itu juga. Dalam hal ini, perusahaan harus berterima kasih kepada teknologi yang semakin canggih. Menggunakan aplikasi manajemen karyawan dapat memudahkan pengiriman file dari karyawan kepada perusahaan. Oleh karena itu, dalam memilih aplikasi manajemen karyawan, supaya diperhatikan fitur-fitur yang ditawarkan.

3. Komunikasi yang terbuka adalah kuncinya

Komunikasi tetap harus dilakukan bagaimanapun caranya. Meskipun karyawan berada di lokasi berbeda, pihak perusahaan harus dapat menghubunginya. Selain itu, bekerja di luar kantor, bukan berarti karyawan tidak bisa menyampaikan masukkan atau keluhan kepada pihak perusahaan. Komunikasikan secara rutin dengan tiap karyawan, apakah ada masalah di dalam pekerjaan mereka atau tidak. Perusahaan tetap harus bertanggung jawab dengan setiap karyawannya, terutama dalam hal pekerjaan.

4. Jadwalkan meeting secara rutin

Meskipun banyak karyawan yang bekerja di lapangan, bagaimanapun pertemuan atau meeting tim secara rutin merupakan hal yang penting. Dalam meeting, Anda dapat membahas hal-hal apa saja yang harus ditingkatkan oleh para karyawan. Adanya perubahan-perubahan atau hal lain di dalam perusahaan juga dapat diinformasikan secara lebih rinci saat meeting. Dengan menjadwalkan meeting secara rutin, Anda dapat mengetahui seperti apa progress pekerjaan setiap karyawan dari waktu ke waktu.

5 Tips Hemat Bahan Bakar Supaya Tidak Boros

Bahan Bakar

Pada artikel sebelumnya, telah disebutkan bahwa bahan bakar menjadi salah satu pengeluaran terbesar yang mempengaruhi besarnya biaya operasional sebuah armada. Bagaimana tidak? Setiap harinya, armada akan terus menggunakan bahan bakar. Terutama jika jarak yang ditempuh oleh armada semakin jauh, maka bahan bakar yang dibutuhkan pun semakin banyak. Meski begitu, penggunaan bahan bakar tetap dapat kita jaga supaya tidak boros.

Berikut 5 tips yang dapat dilakukan untuk menghemat penggunaan bahan bakar pada armada:

  • Menggunakan BBM dengan oktan yang tinggi

Bahan bakar minyak dengan oktan tinggi disebut-sebut mampu mengurangi pemborosan bahan bakar. Hal ini disebabkan karena BBM dengan oktan tinggi mampu memicu penggunaan bahan bakar yang lebih sedikit. Selain itu, bahan bakar dengan oktan tinggi juga membuat kerja mesin lebih efisien.

  • Efektif dalam menggunakan AC kendaraan

Hal lain yang menyebabkan pemborosan bahan bakar adalah penggunaan AC kendaraan yang tidak efektif. Menyalakan AC di mobil artinya memaksa mesin untuk mengeluarkan tenaga lebih dalam rangka mendukung kinerja AC tersebut. Supaya lebih efektif, sebaiknya tidak menggunakan AC jika dirasa cuaca di luar tidak terlalu panas. Akan tetapi jika memang diharuskan untuk menyalakan AC, maka tunggu lah terlebih dahulu hingga udara panas yang ada di dalam mobil keluar seluruhnya. Tips lainnya adalah dengan mematikan fitur switch AC saat membutuhkan engine power, contohnya pada saat mobil melewati jalanan menanjak.

  • Periksa tekanan angin pada ban

Kurangnya tekanan angin pada ban akan menyebabkan tahanan gulir membesar dan mengakibatkan pemborosan bahan bakar. Oleh karena itu, memeriksa tekanan angin pada ban merupakan hal penting yang harus dilakukan secara rutin.

  • Kurangi beban pada kendaraan

Pada dasarnya, beban yang dibawa oleh kendaraan, khususnya mobil, dapat mempengaruhi penggunaan BBM pada kendaraan tersebut. Semakin banyak beban pada kendaraan, maka BBM yang dikeluarkan akan semakin banyak. Pengeluaran BBM akan lebih banyak 1 hingga 2% setiap adanya beban seberat 50kg di dalam kendaraan. Oleh karena itu perlu lebih diperhatikan tentang beban yang dibawa oleh suatu kendaraan.

  • Rutin service kendaraan

Salah satu cara menghemat penggunaan BBM adalah dengan rutin service kendaraan secara berkala. Dengan melakukan service berkala, maka saluran BBM dan komponen lainnya akan terjaga dengan baik. Sehingga tidak akan ada masalah khusus pada saluran BBM yang dapat menyebabkan pemborosan BBM. Tidak hanya saluran BBM, komponen lainnya seperti sensor udara, busi dan lainnya juga harus rutin diganti supaya mesin dapat bekerja lebih efisien.

Kirim File Jadi Lebih Mudah dengan Lacak Mobile

Lacak Mobile

Sebagai mobile app yang ditujukan untuk para pekerja, khususnya para pekerja lapangan, Lacak Mobile dilengkapi dengan berbagai macam fitur. Salah satunya adalah, fitur penugasan dan fitur live chat. Adanya dua buah fitur ini dimaksudkan untuk mempermudah proses bekerja para pekerjanya. Fitur Live Chat mempermudah komunikasi antara para pekerja dengan pihak perusahaan. Tidak perlu membuka aplikasi berbeda hanya untuk berkomunikasi dengan pihak perusahaan. Live Chat yang mendukung komunikasi dua arah ini pun menjadikan proses koordinasi antara pekerja dan perusahaan menjadi lebih mudah dan cepat untuk dilakukan.

Selanjutnya, fitur penugasan. Pada fitur ini, perusahaan dapat memberikan penugasan kepada pekerja terkait. Dengan adanya fitur penugasan ini, pekerja dapat melihat tugas apa saja yang harus ia lakukan di hari tersebut. Selain itu, para pekerja juga dapat mengirim file terkait penugasan tersebut melalui aplikasi Lacak Mobile.

Dan yang paling penting, dengan Lacak Mobile, perusahaan bisa mengetahui lokasi para pekerja saat sedang melakukan pekerjaan di luar kantor. Sehingga, meskipun bekerja di luar kantor, para pekerja tetap dapat dipastikan produktivitasnya.

Kelola Biaya Armada Lebih Baik dengan Cara Ini!

Perusahaan sering kali menghabiskan banyak waktu untuk mencari cara tentang bagaimana meminimalisir biaya operasional. Secara sederhana, biaya operasional akan berkurang jika pengeluaran biaya dapat dikontrol dan tidak melebihi batas normal. Akan tetapi yang menjadi permasalahan adalah ketika biaya pengeluaran melebihi batas normal yang disebabkan oleh banyak hal, terutama hal tidak terduga. Bagi perusahaan yang memiliki armada, tentu akan mengetahui jika biaya operasional armada termasuk besar. Biaya untuk bahan bakar sehari-hari, maintenance armada secara rutin, dan masih banyak yang lainnya.

Faktor pendukung membengkaknya biaya operasional armada

Dalam mengelola armada yang ada, tantangan paling sulit yang dihadapi oleh perusahaan adalah menggunakan biaya operasional yang ada dengan sebaik mungkin. Pengelolaan biaya operasional yang baik adalah jika total biaya yang ada sudah cukup untuk kebutuhan armada setiap harinya, dan tidak perlu ada penambahan biaya lagi. Bahkan akan lebih baik jika biaya yang digunakan tidak sampai batas normal biaya yang ada. Karena jika demikian, maka secara tidak langsung perusahaan sudah berhasil untuk meminimalisir biaya operasional armada. Namun jika sebaliknya, maka ada yang salah dalam pengelolaan armada tersebut.

Seperti yang sudah disebutkan diatas, banyak faktor yang dapat mempengaruhi pembengkakan biaya operasional armada. Contohnya adalah kebutuhan bahan bakar yang meningkat, biaya perawatan armada, dan lain sebagainya.

Meningkatnya kebutuhan bahan bakar akan menjadi hal yang normal jika penggunaan armada juga meningkat, misalnya jarak tempuh armada semakin jauh maka kebutuhan bahan bakar juga akan meningkat. Namun bagaimana jika sebaliknya?

Berikut kami bagikan beberapa tips untuk mengelola biaya operasional armada:
  • Tentukan biaya operasional dengan banyak pertimbangan

Dalam menentukan biaya operasional, perusahaan tidak bisa langsung menyebutkan angka tanpa adanya pertimbangan. Banyak hal yang harus dipikirkan sebelum akhirnya tercipta jumlah biaya operasional armada.

Perusahaan harus mengetahui apa saja yang dibutuhkan oleh armada setiap harinya. Dari kebutuhan tersebut, perusahaan dapat menghitung masing-masing biaya yang akan dikeluarkan untuk tiap kebutuhan. Dengan cara seperti ini, jumlah biaya operasional yang ditetapkan sudah jelas dan akan lebih efektif dalam penggunaannya

Penggunaan Fleet Management System dapat membantu perusahaan untuk menentukan besaran biaya operasional. Secara rinci, perusahaan akan melihat jarak yang ditempuh armada setiap harinya, begitu juga dengan jumlah bahan bakar yang dikeluarkan. Adanya laporan ini, penyusunan biaya operasional akan lebih mudah dan biaya yang ditetapkan pun tidak berdasarkan perkiraan, tetapi berdasarkan fakta yang ada di lapangan.

  • Kelola pengeluaran bahan bakar armada

Bahan bakar menjadi biaya pengeluaran terbesar dalam hal pengelolaan armada. Hal ini disebabkan karena jumlah bahan bakar yang dikeluarkan dapat berbeda setiap harinya, dan tentu saja perusahaan tidak memiliki kemampuan lebih untuk mengurangi harga bahan bakar. Satu-satunya cara yang dapat dilakukan perusahaan adalah mengurangi pengeluaran bahan bakar yang tidak efektif.

Mengelola data bahan bakar dengan cara manual tentu saja akan menghabiskan banyak waktu. Belum lagi jika perusahaan harus meneliti dan menghitung jarak tempuh secara manual, tentu saja waktu yang digunakan akan semakin banyak. Berbeda cerita jika perusahaan sudah mulai menggunakan Fleet Management System.

Suatu sistem yang berbasis teknologi seperti Fleet Management System akan membuat banyak hal jadi lebih mudah. Segala hal yang dibutuhkan seperti data penggunaan bahan bakar, dan juga jarak tempuh armada bisa didapatkan dengan mudah dan otomatis, tanpa harus menguras banyak waktu. Selain memudahkan, data yang didapatkan pun akan lebih akurat.

  • Jangan lewatkan waktu rutin perawatan armada

Selain bahan bakar, biaya operasional armada juga akan terkuras untuk perawatan armada. Meskipun tidak setiap hari, perawatan armada tetap dilakukan secara rutin, baik itu dalam hitungan minggu, bulan, atau tahun. Biaya yang dikeluarkan saat melakukan perawatan juga tidak tanggung-tanggung, terutama jika armada sedang mengalami kerusakan berat.

Karena sifatnya yang rutin serta ada jangka waktunya, perusahaan harus memiliki jadwal untuk melihat kapan armada harus dicek kondisinya. Jika masih menggunakan cara tradisional, tentu saja langkah yang akan diambil oleh perusahaan adalah dengan membuat jadwal pada sheet, dan menyuruh bagian yang bertugas untuk mengeceknya setiap waktu. Meskipun begitu, jangan abaikan kemungkinan adanya perawatan lain yang disebabkan oleh hal tidak terduga. Salah satu contoh hal yang tidak terduga adalah terjadinya kecelakaan lalu lintas.

Sesuai dengan namanya, Fleet Management System berarti sebuah sistem yang mengelola armada secara keseluruhan, termasuk pada jadwal perawatan armada itu sendiri. Dengan kemudahan ini, pihak perusahaan tidak perlu lagi kesusahan dalam membuat jadwal perawatan rutin armada. Selain itu, sistem ini dapat dijadikan alat bantu untuk mengurangi resiko kecelakaan. Perusahaan dapat memonitor tingkat sensitivitas alat yang dipasangkan pada armada. Kecepatan, sensitivitas armada saat sedang berbelok dan juga berhenti, semua dapat dilihat melalui sistem ini. Pihak perusahaan akan mendapatkan notifikasi jika armada melebihi batasan normal tersebut. Hal ini tentu saja akan membantu perusahaan dalam meminimalisir resiko kecelakaan lalu lintas.

  • Memilih jenis armada yang paling sesuai

Dalam memilih armada, perusahaan terlebih dahulu harus menentukan jenis armada yang paling sesuai dengan kebutuhannya. Selain itu, perusahaan juga harus mempertimbangkan dari segi harga dan juga biaya operasional untuk armada tersebut. Pastikan bahwa armada yang dipilih sudah sesuai dengan biaya yang mampu dikeluarkan perusahaan untuk segala bentuk operasional armada tersebut.

Manusia Disebut Sebagai Faktor Terbesar Kecelakaan Lalu Lintas

Maraknya kecelakaan lalu lintas, baik yang menyebabkan korban jiwa maupun tidak, sering kali disebabkan oleh kesalahan dari pengemudi. Jika dibuat ke dalam perbandingan, sebanyak 60% faktor kecelakaan lalu lintas disebabkan oleh manusia, 31% disebabkan oleh lingkungan dan prasarana, serta 9% disebabkan oleh kondisi kendaraan itu sendiri.

Lantas apa saja kesalahan manusia yang dapat menyebabkan kecelakaan lalu lintas? Ini jawabannya:

  • Menyetir dalam keadaan mengantuk

Tidak jarang kita mendapati ada pengemudi yang berkendara dalam keadaan mengantuk. Padahal hal ini jelas membahayakan untuk dirinya dan juga orang disekitarnya. Saat mengantuk, tingkat fokus akan berkurang yang mengakibatkan menyetir tidak sebagaimana harusnya. Ketika pengemudi sudah tidak bisa menyetir dengan konsentrasi penuh, tingkat resiko kecelakaan pun akan semakin tinggi. Tingkat waspada pengemudi terhadap keadaan di sekitarnya pun akan menurun yang akan berakhir pada kecelakaan lalu lintas. Ciri-ciri pengemudi yang menyetir dalam keadaan mengantuk dapat dilihat dari laju mobil yang tidak pada jalurnya, serta pada tingkat kecepatan kendaraan yang naik turun. Selain itu, sering berhenti mendadak tanpa ada penyebabnya, bisa menjadi salah satu tanda bahwa pengemudi tersebut sedang menyetir dalam keadaan mengantuk.

  • Menyetir setelah minum minuman keras

Alkohol dan minuman keras lainnya tentu saja memiliki efek samping bagi mereka yang mengonsumsinya. Salah satu efek samping yang mungkin timbul adalah mengantuk, konsentrasi menurun, serta menurunnya ketajaman visual. Pengemudi yang berada di bawah pengaruh minuman keras seringkali menjadi tidak waspada yang berakibat pada tidak sadar kecepatan kendaraan saat itu. Dampak lainnya yaitu pandangan pengemudi akan menjadi kabur. Hal ini menunjukkan seberapa bahayanya mengemudi dibawah pengaruh minuman keras. Jika memang kondisi memaksa Anda untuk berkendara, tunggu terlebih dahulu hingga efek minuman keras tersebut hilang. Selain berpotensi menimbulkan kecelakaan, mengemudi setelah minum minuman keras dapat menyebabkan anda terjerat hokum yang berlaku.

  • Melakukan aktivitas lain saat sedang menyetir

Masih banyak di luar sana yang menyetir sambal melakukan aktivitas lain. Jenis aktivitasnya pun bermacam-macam, namun bermain gadget dan merokok menjadi salah satu yang paling sering dilakukan. Pada dasarnya, manusia harus memiliki konsentrasi penuh saat sedang menyetir. Namun tentu saja konsentrasi itu akan terbagi ke banyak hal, jika mereka melakukan aktivitas lain sambil menyetir. Oleh karena itu ketika sedang menyetir, pengemudi harus memastikan bahwa konsentrasi sepenuhnya ditujukan untuk menyetir dan bukan untuk yang lainnya.

Seperti yang sudah disebutkan di atas, demi menghindari resiko kecelakaan lalu lintas, kita sebagai pengemudi juga harus menghindari melakukan hal-hal yang dapat memicu terjadinya kecelakaan lalu lintas. Berkendaralah dengan baik dan benar supaya tidak merugikan diri sendiri dan juga sekitar.

Fleet Management System Bantu Minimalisir Biaya Operasional. Benar atau Tidak?

Penggunaan teknologi dianggap sebagai solusi utama dalam memudahkan pekerjaan manusia. Begitu juga dengan penggunaan Fleet Management System di suatu perusahaan. Fleet Management System sendiri berfungsi untuk memudahkan pengelolaan armada yang dimiliki oleh perusahaan. Selain mengelola armada, Fleet Management System dianggap mampu minimalisir biaya operasional.

Berikut penjelasan tentang bagaimana cara Fleet Management System mampu meminimalisir biaya operasional di suatu perusahaan.

  • Optimalkan penggunaan armada dan hitung biaya pengeluaran

Penggunaan Fleet Management System (FMS) dapat memberikan dampak berupa penggunaan kendaraan secara lebih optimal. Dalam sehari, perusahaan dapat melihat lokasi mana saja yang didatangi oleh setiap kendaraan. Banyaknya jumlah lokasi yang dikunjungi oleh satu kendaraan akan menentukan besaran biaya bahan bakar yang harus disediakan. Biaya yang akan dikeluarkan akan sesuai dengan kebutuhan di lapangan, sehingga perusahaan tidak perlu lagi mengeluarkan biaya berlebih. Dalam jangka panjang, perusahaan akan merasakan biaya operasional yang lebih rendah dibanding dengan sebelum mereka menggunakan Fleet Management System.

  • Hindari barang kiriman membusuk karena suhu dan temperatur yang tidak diperhatikan

Menjaga suhu dan temperatur merupakan hal vital yang harus diperhatikan oleh seluruh pemilik usaha obat-obatan, makanan, minuman, atau barang sejenis lainnya. Jika tidak berada di suhu dan temperatur yang sesuai, maka kualitas dari barang-barang tersebut perlu diperiksa kembali. Jika kualitasnya menurun, mau tidak mau harus diganti dan tentu saja akan memakan biaya lebih. Berbeda jika barang tersebut tetap berada di suhu dan temperatur yang seharusnya. Salah satu solusi untuk menghindari hal tersebut adalah dengan menggunakan Fleet Management System. Dengan Fleet Management System, Anda dapat dengan mudah memonitor tingkat suhu dan temperatur. Resiko akibat suhu dan temperatur yang tidak sesuai dapat diminimalisir. Hal ini nantinya akan berdampak terhadap minimnya biaya operasional yang dikeluarkan, karena perusahaan sudah dapat mengantisipasi hal buruk yang bisa terjadi.

  • Minimalisir tingkat kecelakaan bantu stabilkan biaya operasional

Kelalaian supir saat sedang berkendara sering kali berakhir pada kecelakaan lalu lintas. Namun jika menggunakan Fleet Management System,  Anda dapat meminimalisir resiko kecelakaan Manfaat lain dari penggunaan Fleet Management System yaitu Anda dapat memonitor cara berkendara driver. Anda dapat mengetahui kapan driver berkendara dengan tidak benar. Adanya kesempatan untuk memberitahu atau mengingatkan driver supaya berkendara dengan benar dapat menjadi langkah awal untuk mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas. Minimnya resiko kecelakaan yang mungkin terjadi sangat berpengaruh terhadap biaya operasional yang tetap stabil karena tidak harus mengeluarkan biaya lebih untuk menangani kecelakaan di jalan raya.