Penyedia Truk Perlu Bantu Distribusi Vaksin Covid-19

Truk Vaksin

Penyedia Truk Perlu Bantu Distribusi Vaksin Covid-19

Truk Vaksin
Truk Vaksin. Sumber Foto: Setkab.go.id

Pandemi virus corona / Covid-19 yang masih berlangsung hingga kini di Indonesia menjadi cobaan terberat bagi dunia usaha.

Seperti kita ketahui bersama, perekonomian Indonesia sudah dibayangi resesi setelah terkontraksi selama beberapa kuartal. Namun dengan Langkah-langkah adaptif yang dilakukan oleh berbagai pihak, banyak yang memprediksi ekonomi Indonesia di sepanjang 2021 akan tumbuh di kisaran 4 persen.

Setelah diberitakan sebelumnya mengenai alasan pendistribusian vaksin di Indonesia wajib gunakan fleet management system, sudah saatnya bagi para penyedia truk untuk bahu membahu dalam proses distribusi vaksin demi menuntaskan akar masalah pandemi Covid-19.

Tak bisa dipungkiri, proses vaksinasi merupakan napas segar di seluruh dunia, semua orang berharap dengan adanya vaksinasi dapat menuntaskan pandemi ini. Namun untuk dapat merealisasikannya secara menyeluruh, dibutuhkan kiat dan usaha yang serius.

Dengan adanya informasi mengenai PT Bio Farma (Persero) yang akan memproduksi sebanyak 250 juta dosis vaksin per tahun, maka para penyedia truk perlu memastikan agar distribusi vaksin berjalan secara lancar dan maksimal.

Sejatinya, vaksin yang diberikan kepada masyarakat Indonesia ke depan harus dijamin keamanannya. Oleh karena itu, vaksin yang sedang berada dalam perjalanan harus selalu dipantau suhunya sehingga kualitas vaksin tetap terjaga hingga ke pelosok negeri.

Peran penyedia truk atau industri transportasi dan logistik pun sangat penting dalam proses distribusi ini, karena dapat memanfaatkan kemudahaan fleet management system yang bisa memantau keberadaan vaksin sekaligus pengaturan temperatur terhadap vaksin itu sendiri.

Jika para penyedia truk ikut berperan aktif dalam hal tersebut, bukan tak mungkin kita dapat memerangi pandemi global ini sesuai dengan yang diharapkan sehingga dunia kembali normal dan perekonomian dapat kembali pulih.

Share this article

Ini Alasan Lengkap Pendistribusian Vaksin di Indonesia Wajib Gunakan Fleet Management System

Ini Alasan Lengkap Pendistribusian Vaksin di Indonesia Wajib Gunakan Fleet Management System

Indonesia telah dilanda wabah Covid-19 sejak 2 maret 2020 sampai sekarang. Telah banyak hal yang dilakukan oleh pemerintah mulai dari PSBB, PSBB Sebagian, New Normal, sampai PKM namun kurva Covid-19 tidak kunjung menurun.

Kasus pertambahan Covid-19 di beberapa negara telah menurun seperti di US dan UK. Secara global pun kasus Covid-19 telah mulai menandakan penurunan, namun di Indonesia belum menandakan penurunan yang signifikan.

Solusi dalam menangani pandemi ini adalah dengan vaksinasi yang sudah diwacanakan sejak awal pandemi berlangsung. Vaksinasi telah dilakukan pertama kali pada tanggal 13 Januari 2021 dan akan berlanjut menargetkan 180 juta warga Indonesia.

Dalam distribusi vaksin terdapat hal-hal yang perlu diperhatikan yaitu:

1)  Pengawasan lokasi real-time saat pengantaran

2)  Pengawasan real-time suhu tempat penyimpanan

3)  Pengawasan cara berkendara saat membawa muatan vaksin

Beda Vaksin, Beda Temperatur

Vaksin yang digunakan di Indonesia adalah Sinovac, Pfizer, Moderna, dan lainnya. Hal yang perlu diperhatikan adalah tempat penyimpanan vaksin tersebut karena tiap vaksin memiliki suhu penyimpanan yang berbeda. Vaksin yang akan beredar secara nasional adalah Sinovac yang suhu penyimpanannya harus 2 – 6 derajat celcius. Sedangkan moderna harus berada -20 derajat celcius. Berbeda dengan Pfizer yang wajib disimpan di suhu ekstrem yaitu -70 derajat celcius.

 

Sumber Foto: Financial Times

 

Lacak.io memiliki sensor yang dapat ditempatkan pada suhu ekstrem -80 derajat celcius dan maksimal 200 derajat celcius, dan sensor tersebut dapat terhubung dengan tracker menggunakan Bluetooth Low Energy (BLE) sehingga tidak akan terjadi hubungan pendek atau korsleting dan tidak dapat dimanipulasi oleh orang yang tidak bertanggung jawab.

Dari pemasangan sensor ini, maka vaksin dapat dipantau suhunya tetap terjaga sesuai dengan ambang batas. Ketika suhu di luar ambang batas maka tim pusat akan mendapatkan notifikasi peringatan sehingga dapat dilakukan tindakan lebih lanjut.

Pelacakan sebagai Solusi Distribusi

Untuk membantu dalam tracking distribution dapat menggunakan solusi GPS tracker. Dalam proses pengantaran vaksin dari titik A ke B ada 2 pilihan menggunakan truck chiller maupun menggunakan vaccine cooler.

Truk Chiller. Sumber Foto: Kompas.com

 

Vaccine Refrigerator. Sumber Foto: Bisnis.com

Ketika pengantaran menggunakan chiller truck maka dapat memasangkan sensor temperatur di dalam sisi muatan. Sedangkan ketika pengantaran menggunakan truk trailer yang membawa vaccine cooler refrigerator dapat memasangkan temperatur sensor di masing-masing refrigerator yang nantinya akan terhubung dengan GPS tracker.

Fungsi dari tracker ini mampu memastikan perjalanan sesuai dengan rute yang diberikan, memastikan Estimated Time Arrival (ETA) dari pengantaran vaksin, serta memastikan lokasi dari vaksin itu sendiri.

 Mengemudi Buruk, Tanggung Jawab Buruk

Terdapat 180 juta calon penerima vaksin di Indonesia. Bayangkan ketika 1% dari vaksin rusak karena gaya mengemudi yang buruk sehingga tabung vaksin rusak, maka terdapat 1,8 juta calon penerima yang tidak mendapatkan vaksin, hal tersebut akan menjadi buruk di mata masyarakat terkait pertanggungjawaban negara kepada warganya.

Maka dari itu GPS tracker yang terpasang di kendaraan harus memiliki sensor cara berkendara, apakah pengemudi berkendaraannya ugal-ugalan seperti rem mendadak, melakukan akselerasi berlebihan, menikung terlalu tajam, dan lain-lain.

Vaksin Anti Maling

Dalam menghindari adanya pencurian vaksin diperlukan penggunaan sensor pintu. Dengan penggunaan sensor pintu, maka pintu muatan dapat dipantau waktu dan lokasi saat dibuka. Ketika dibuka di luar wilayah yang ditentukan maka sistem dapat mengabarkan pusat jika terjadinya hal yang tidak wajar.

Selain penggunaan sensor pintu, diperlukan juga SOS button di dalam kabin supir yang berfungsi untuk mengetahui ketika adanya masalah ataupun hal-hal yang mencurigakan saat dalam perjalanan sehingga dapat meminta bantuan langsung ke tim pusat. Dari dua poin di atas sangatlah dibutuhkan demi menjamin keamanan vaksin dan keselamatan supir.

Distribusi Vaksin ke Pelosok

Distribusi vaksin di Indonesia tidak hanya dari kota ke kota. Tapi dari kota ke desa, dari desa ke desa, karena vaksin untuk semua. Dari wilayah paved road sampai off-road. Maka dari saat distribusi vaksin sangat mungkin tidak dapat diakses menggunakan kendaraan yang besar seperti truk dan trailer. Alternatifnya adalah menggunakan mobil pickup, motor ataupun dengan berjalan kaki. Dengan keterbatasan tersebut ditambah lagi menggunakan vendor pihak ketiga, maka solusi dalam tracking pengantaran dapat menggunakan portable tracker yang mampu tracking lokasi, mendeteksi ketika berhenti terlalu lama, maupun mencatat suhu di dalam box vaksin tersebut.

Solusi Topologi

Share this article

5 Cara Mengurangi Pencurian Bahan Bakar Armada

5 Cara Mengurangi Pencurian Bahan Bakar Armada

5 Cara Mengurangi Pencurian Bahan Bakar Armada

Biaya bahan bakar merupakan pengeluaran yang besar untuk setiap armada truk. Sebagai seorang manajer, penting untuk memiliki sistem untuk memastikan armada Anda tidak membayar lebih dari yang seharusnya untuk salah satu biaya operasional penting, yaitu bahan bakar.

Pencurian bahan bakar dan pembelian bahan bakar tanpa izin dapat merugikan bisnis Anda. Untuk menjaga pengemudi tetap jujur ​​dan biaya pengoperasian seminimal mungkin, penting bagi armada untuk memiliki rencana minimisasi pencurian dan sistem mengurangi kerugian yang terkait dengan biaya operasional yang besar ini. Siap poin-poin berikut ini untuk membantu mengurangi pencurian bahan bakar armada Anda:

  1. Mendidik Pengemudi Tentang Bahaya yang Mereka Hadapi dari Pencuri Bahan Bakar

Diskusikan dengan pengemudi Anda tentang ancaman pencurian bahan bakar, yang memengaruhi profitabilitas armada dan keamanan pekerjaan. Jelaskan sistem yang telah diterapkan perusahaan untuk mengurungkan niat mereka dalam mencuri bahan bakar. Manfaatkan kesempatan ini untuk mengingatkan mereka tentang keamanan kendaraan dasar, seperti memarkir kendaraan dengan aman di malam hari dan memastikan tangki bahan bakar dan tutup bahan bakar terkunci.

  1. Pasang Pagar, Penerangan, dan Kamera Keamanan

Lapangan kendaraan adalah target populer bagi pencuri bahan bakar, jadi buat mereka sesulit mungkin untuk membobolnya tanpa disadari. Pagar yang aman dan pencahayaan yang terang membuat halaman Anda jauh lebih terlihat dari jalan dan kurang menarik bagi pencuri. Kamera keamanan CCTV juga dapat bertindak sebagai pencegah dan cara efektif untuk membantu menangkap penjahat jika pencurian pernah terjadi.

  1. Sesuaikan Kendaraan dengan Sensor Bahan Bakar

Sensor bahan bakar dapat dihubungkan ke fleet management system, dan peringatan pengecualian dapat dikirim melalui e-mail ke perangkat seluler dalam waktu yang hampir bersamaan jika bahan bakar diambil di luar jam kerja normal. Hal ini dapat membantu menangkap pencuri yang mencuri bahan bakar.

  1. Parkir Defensif

Parkir kendaraan dengan cara yang melindungi dan memblokir akses ke tangki bahan bakar. Ini menambah lapisan kesulitan lain yang dapat menghalangi pencuri bahan bakar dan menyebabkan mereka beralih ke target yang lebih mudah.

  1. Pantau Halaman Anda

Beberapa pencuri bahan bakar akan menjelajahi pekarangan pada siang hari untuk menargetkan malam itu. Perhatikan siapapun yang bertindak mencurigakan di sekitar halaman Anda. Gunakan papan nama untuk memperjelas halaman Anda bukanlah sasaran yang mudah bagi siapa pun yang berniat mencuri bahan bakar.

 

Share this article

Meeting Online Sambil Jalan Santai? Patut Dicoba Agar Tidak Jenuh!

Meeting Online Sambil Jalan Santai

Sebagian besar orang mungkin akan merasa bosan mengikuti meeting online karena pandemi Covid-19. Meski hal tersebut sangat diperlukan dan begitu bermanfaat demi mencapai hasil terbaik yang diinginkan, bisa saja kita malas mengikuti meeting online.

Apa mungin bagi kita untuk mencoba hal-hal baru, dengan tetap adaptif dengan keadaan saat ini?

Jawabannya bisa. Mengatur meeting online dengan cara baru, seperti sambal berjalan kaki atau berjalan santai dipercaya dapat meningkatkan kualitas tidur di malam hari sekaligus menghasilkan pemikiran atau ide-ide yang lebih kreatif dan efektif.

Memang benar, meeting online seperti ini tidak ideal untuk semua jenis pekerjaan Anda. Misalkan Anda akan memaparkan visi strategis besar untuk perusahaan Anda kepada 300 orang karyawan, Anda mungkin tetap memilih untuk duduk di lokasi senyaman mungkin.

Berikut adalah beberapa tips yang bisa Anda lakukan untuk melakukan meeting virtual sambil berjalan kaki yang efektif dengan turut membuahkan hasil meeting yang diinginkan.

1. Lakukan Ketika di Meeting Online Anda Lebih Banyak Mendengarkan ketimbang Berbicara

Situasi terbaik untuk “berjalan sambil berbicara” adalah saat Anda tidak bertugas membuat catatan, tidak bertugas memimpin meeting, menyajikan materi baru, ataupun memfasilitasi diskusi.

2. Pilih Meeting Online dengan Menggunakan Panggilan Telepon

Jika Anda tertarik  mengadakan meeting online sambil jalan santai, lebih baik memilih via panggilan telepon ketimbang harus video call. Idealnya, Anda dan rekan meeting sudah menetapkan sebelumnya apakah meeting tersebut via sambungan telepon atau video call. Jika Anda harus video call, pastikan rute jalan kaki Anda di tempat yang sepi atau taman terdekat.

3. Jika Anda Khawatir dengan Koneksi Internet, Lakukan di Tempat yang Memiliki Koneksi Internet Stabil

Anda sudah bisa mengetahui lokasi di sekitar Anda, apakah memungkinkan untuk melakukan meeting online sambal berjalan santai. Biasanya beberapa tempat menyajikan rute jalan santai yang ideal dengan koneksi internet stabil sehingga memudahkan Anda dalam melangsungkan meeting online.

4. Bawalah Perlengkapan yang Tepat

Pastikan Anda memiliki headphone atau headset wireless dengan mikrofon internal yang mumpuni. Hal ini akan sangat membantu Anda dalam melakukan dialog dengan lawan meeting.

Apa Saja Tips Memilih GPS Tracker?

Tips Memasang GPS Tracker

Sistem pelacakan GPS digunakan untuk mengumpulkan lokasi kendaraan apapun secara real-time. Namun hanya sistem GPS berkualitas baik yang dapat menjamin transmisi data yang efisien ke server sehingga dapat mencapai tempat Anda dengan cepat sekaligus informasinya juga sangat akurat. Itulah mengapa Anda perlu mempertimbangkan beberapa factor sebelum memilih alat pelacak untuk armada Anda.

1. Pelacakan Real-time vs Sistem Pelacakan Pasif

Dalam sistem pelacakan pasif, semua data GPS disimpan di unit penerima, yang dapat Anda unduh di server lokal hanya setelah kendaraan kembali. Sistem pasif mengumpulkan informasi setiap 30 detik, tetapi membutuhkan banyak memori untuk menyimpan data. Di sisi lain, pelacakan aktif atau real-time menggunakan satelit atau modem seluler untuk sistem GPS. Atas dasar frekuensi yang telah ditentukan, pelacak terus memperbarui informasi di server yang bervariasi dari frekuensi 15 detik hingga sekali dalam sehari sesuai pengaturan. Ini memastikan bahwa Anda tidak perna menghadapi risiko kehilangan data.

2. Membandingkan Jangkauan

Banyak yang salah menilai jika pelacakan pasif secara komparatif lebih terjangkau ketimbang real-time. Orang merasa sistem wireless membuat biaya operasional bulanan menjadi lebih mahal. Padahal ini tidak benar sama sekali. Saat ini, sistem wireless justru membuat lebih terjangkau daripada sistem pasif. Justru, infrastruktur Wi-FI yang diperlukan untuk memilihara sistem pelacakan pasif secara teratur membuatnya lebih mahal. Idealnya, memilih solusi pelacakan GPS yang sesuai dengan kebutuhan Anda adalah keputusan yang terbaik. Harga pun juga dapat dibedakan karena fitur-fitur yang terdapat di dalamnya seperti sensor bahan bakar, sensor benturan, dan lain-lain.

3. Fitur Zona Geo-fence

Fitur ini digunakan untuk mengatur zona yang telah ditentukan pada kendaraan dengan fitur zona Geo-fence. Fitur ini mengirimkan pemberitahuan setiap kali ada kendaraan Anda meninggalkan atau memasuki zona tertentu. Ini juga membantu manajer mengetahui kapan kendaraan berada di area tertentu terutama ketika Anda tidak melacaknya dengan cermat.

4. Solusi Real-time Untuk Pengiriman Efektif

Pelacakan real-time bekerja paling baik dalam hal melacak kendaraan secara efektif dan lokasinya di peta selalu ter-update selama proses pengiriman. Ketersediaan informasi yang cepat memungkinkan operator armada mengambil tindakan segera dalam keadaan darurat dan memastikan penanganan operasional sehari-hari tanpa stres.

5. Fitur Notifikasi

Saat memilih solusi GPS yang ideal untuk pelacakan, pastikan bahwa ada sistem notifikasi yang mumpuni. Sistem pasif membuat manajer armada tidak punya pilihan selain terus memantau kendaraan hingga mencapai tujuan. Di sisi lain, dengan bantuan pelacakan real-time, operator dapat dengan mudah melacak kendaraan 24/7 bahkan dari lokasi yang jauh. Fitur seperti itu sangat penting karena manajer tidak selalu berada di depan laptop. Dengan pelacakan real-time, Anda dapat terus menerima pemberitahuan dan peringatan melalui perangkat seluler atau di e-mail.

6. Instalasi & Perawatan yang Mudah

Pemasangan dan pemeliharaan alat pelacak bisa sangat rumit. Perangkat dengan banyak tombol bisa sangat sulit dioperasikan. Bahkan jika Anda memiliki teknisi untuk melakukan semua keahlian tersebut, disarankan untuk memilih GPS yang menawarkan kemudahan instalasi dan pemeliharaan.

7. Laporan & Sistem Dasbor

GPS yang dilengkapi dengan fitur dasbor dan laporan historis dapat sangat bermanfaat bagi perusahaan manajemen armada jika Anda memiliki armada yang besar untuk dilacak. Fitur khusus ini memberi Anda akses langsung ke laporan dan lokasi yang terkait. Banyak sistem memiliki ketentuan untuk menawarkan catatan 90 hari terakhir. Catatan dan data semacam itu dapat digunakan untuk mengambil keputusan penting yang sangat berguna untuk mengetahui ROI Anda. Sistem ini juga bisa menampilkan laporan dalam bentuk grafik di dasbor. Data tersebut menampilkan berbagai detail termasuk waktu idling, total jarak tempuh penggunaan, penghentian, dan kecepatan berlebih. Saat Anda membandingkan metrik ini dengan kendaraan lain yang melakukan perjalanan dalam periode waktu yang berbeda, akan lebih mudah memantau tingkat optimal tenaga kerja Anda. Berdasarkan data ini, pemilik armada dapat mengambil keputusan yang tepat untuk memastikan penghematan bahan bakar dan peningkatan keuntungan dalam berbisnis.

Inovasi Industri Logistik dengan Internet of Things

Inovasi Industri Logistik dengan Internet of Things

Inovasi Industri Logistik dengan Internet of Things

Manajemen logistik membutuhkan pemantauan berbagai aktivitas sekaligus, seperti rantai pasokan, pergudangan, dan sebagainya. Untuk merampingkan proses dan meningkatkan kepuasan pelanggan, manajer logistik harus merangkul inovasi yang ditawarkan Internet of Things (IoT).

IoT, di antara teknologi lainnya, menyediakan alat bagi usaha kita yang berguna untuk merencanakan, memantau, dan meningkatkan keamanan semua operasional. Perusahaan di seluruh dunia akan menggelontorkan banyak dana untuk produk yang terhubung dengan internet guna meningkatkan produktivitas pengiriman.

Adapun tujuan bisnis menerapkan Internet of Things dalam logistik yaitu sebagai berikut:

1. Meningkatkan keamanan dan mendeteksi pencurian, seperti mencari tahu siapa yang memasuki gudang pada waktu tertentu, membantu melacak semua item, dan mengingatkan manajer jika ada barang yang hilang. Contoh aplikasi keamanan bertenaga IoT adalah CCTV yang terhubung, aplikasi yang memungkinkan manajer gudang memblokir pintu fasilitas dari jarak jauh, aplikasi logistik pelacakan aset yang membantu memantau pengiriman, dan lain sebagainya.

2. Internet of Things pada logistik mencakup perlindungan karyawan dengan mendeteksi masalah peralatan jauh sebelum manusia berinteraksi dengan suatu alat. Sensor IoT secara signifikan meningkatkan waktu respons, jika terjadi sesuatu pada karyawan. Perangkat yang dapat dikenakan segera mendeteksi perubahan penting pada data vital dan mentransfer data ke platform khusus yang memberi tahu manajer dan bahkan memanggil ambulans.

3. Meningkatkan transparansi proses pengiriman adalah tujuan utama yang ingin dicapai manajer bisnis dengan penerapan IoT. Mampu melacak produk dari gudang hingga sampai ke pelanggan memberikan keyakinan lebih kepada manajer bahwa semua tahapan rantai pasokan diselesaikan dengan lancar. Ini juga meningkatkan kepercayaan klien pada perusahaan Anda.

4. Internet of Things dapat memberi gambaran besar tentang bagaimana operasi ditangani. Dengan mengumpulkan data dari sensor dan menyajikannya secara ringkas dan mudah dimengerti, IoT menawarkan pendekatan holistik untuk manajemen logistik. Berikut berbagai hal yang akan diperhatikan pemilik perusahaan: Jumlah barang di gudang; suhu di gudang; kondisi lingkungan selama pengiriman; serta efisiensi karyawan.

Tren Teknologi Rantai Pasokan di 2021 yang Harus Diperhatikan

Tren Rantai Pasokan

1. Keberlanjutan

Dengan meningkatnya kesadaran bahwa listrik dan transportasi adalah kontributor besar emisi gas rumah kaca, industri logistik ramah lingkungan mulai mempunyai daya tarik yang signifikan, dengan banyak perusahaan mencari sistem manajemen energi canggih dan kendaraan bertenaga listrik dan surya untuk menurunkan jejak karbon mereka secara keseluruhan.

Selain solusi ini, banyak organisasi mulai melihat perencanaan rantai pasokan cerdas iklim dalam manajemen rantai pasokan, karena efek perubahan iklim terhadap ketersediaan bahan dan sumber daya. Selain melestarikan lingkungan, mereka yang mengadopsi solusi berkelanjutan akan memperoleh keuntungan yang lebih tinggi dan loyalitas pelanggan, dengan 60% pelanggan senang membayar premi untuk produk berkelanjutan.

2. Rantai Pasokan Melingkar

Diprediksi rantai pasokan melingkar akan segera menggantikan rantai pasokan linier, mereka yang mengadopsi pendekatan rantai pasokan melingkar akan memperoleh keuntungan dari pengurangan biaya dalam jangka panjang, pengurangan limbah, dan pengurangan dampak terhadap lingkungan.

Pendorong utama dalam penerapan pendekatan ini adalah peraturan yang lebih ketat dalam hal daur ulang dan pembuangan limbah, serta potensi insentif untuk upaya berkelanjutan yang dilakukan.

3. Rantai Pasokan Sebagai Layanan

Sementara banyak organisasi mengelola aktivitas rantai pasokan mereka sendiri, para eksekutif di perushaan-perusahaan memperkirakan bahwa semakin banyak bisnis akan mengadopsi model rantai pasokan sebagai layanan, melakukan outsourcing seperti manufaktur, logistik, dan manajemen inventaris.

Diharapkan ketika tim manajemen rantai pasokan menjadi lebih kecil, perusahaan akan memiliki tim individu terampil yang berfokus pada keputusan strategis untuk meningkatkan rantai pasokan.

4. Siklus Hidup Produk yang Pendek

Dengan meningkatnya personalisasi dan pengiriman hari berikutnya, siklus hidup produk menjadi semakin pendek. Akibatnya, rantai pasokan harus berkembang menjadi lebih cepat dan efisien. Dengan banyaknya perusahaan yang saat ini menggunakan satu rantai pasokan untuk semua produk, di masa depan mereka perlu mengembangkan banyak rantai pasokan untuk mengakomodasi berbagai siklus hidup guna mempertahankan keuntungan.

5. Logistik Elastis

Dalam rantai pasokan modern, tidak cukup hanya memiliki proses ramping, rantai pasokan harus fleksibel dan responsif terhadap pengaruh eksternal. Akibatnya, para eksekutif berharap untuk melihat peningkatan dalam penerapan pendekatan yang fleksibel – logistik elastis. Pendekatan ini memungkinkan perusahaan untuk memperluas atau mempersempit akomodasi permintaan.

6. Blockchain

Dengan visibilitas rantai pasokan tetap menjadi perhatian utama bagi organisasi, semakin banyak yang mencari kekuatan blockchain untuk mengakomodasi kebutuhan ini. Teknologi tersebut dapat membuat seluruh rantai pasokan lebih transparan untuk meminimalkan gangguan dan meningkatkan layanan yang diberikan.

Blockchain juga dapat memberikan perlindungan atas informasi karena metodenya yang terdesentralisasi, yaitu teknologi melindungi data agar tidak diedit.

7. IoT

Selain blockchain dan AI, banyak organisasi meningkatkan penggunaan perangkat IoT untuk meningkatkan visibilitas mereka. Sensor dapat dipasang di kendaraan, gudang, dan outlet untuk memberikan data yang diperlukan guna meningkatkan visibilitas dalam produksi, manajemen inventaris, dan pemeliharaan dengan sangat prediktif.

8. Otomasi Robotik

Dilaporkan bahwa pada paruh pertama tahun 2019 saja perusahaan-perusahan di AS menghabiskan US $ 869 juta untuk lebih dari 16.400 robot, otomasi robot memainkan peran penting dalam rantai pasokan dan manajemen rantai pasokan.

Dengan semakin banyaknya perusahaan yang menggunakan drone dan kendaraan tanpa pengemudi untuk merampingkan operasi logistik, para pelaku bisnis berharap drone menjadi sepenuhnya mampu melakukan pengiriman barang-barang skala kecil serta menengah.

Tol Lintas Sumatera Rawan Begal, Simak Tips Aman untuk Pengendara Truk!

Tol Lintas Sumatera Rawan Begal

Pencurian atau begal kargo dapat saja terjadi pada setiap tahap proses pengiriman dan dapat menyebabkan gangguan pada rantai pasokan. Pencurian tersebut juga dapat menyebabkan kerugian moneter yang besar, terutama ketika curian merupakan jenis barang berharga seperti elektronik atau obat-obatan. Tak hanya itu, pencurian dengan kekerasan dapat membahayakan nyawa pengemudi truk beserta kernetnya.

Oleh karena itu, mengambil tindakan pencegahan dapat menjadi kunci dalam mengurangi risiko pencurian. Perusahaan harus selalu bersiap menghadapi pencurian sebelum terjadi

Berikut adalah beberapa tindakan utama yang dapat dilakukan untuk melindungi kargo perusahaan dengan lebih baik:

1. Mengunci Pintu dan Kaca

Jika mengemudi truk pada malam hari, jangan lupa untuk mengunci pintu dan kaca secara rapat sekaligus memberikan penerangan kendaraan yang cukup. Anda pasti mengetahui titik-titik mana yang seharusnya memerlukan cahaya lebih. Jika Anda merasa harus membuka kaca pun, perhatikan ruas jalan yang menurut pengamatan Anda aman, sehingga dapat mengurangi resiko pembegalan.

2. Bekali Diri dengan Alat Pembela Diri

Ada beberapa alat pembela diri yang masih diperbolehkan hukum, seperti pepper spray, stun gun, alarm remote, atau bahkan klakson truk itu sendiri. Maka Anda dapat memastikan juga sebelum melakukan perjalanan, bahwa klakson truk berfungsi dengan baik.

3. Miliki Nomor-nomor Penting

Bagi Anda para pengemudi truk, Anda wajib memiliki nomor-nomor penting untuk menjadi salah satu pertolongan pertama saat kondisi darurat terjadi, seperti nomor Kepolisian, Jasa Marga, instansi terkait, keluarga, kerabat, atau bahkan sesama pengendara truk. Maka dari itu, pengemudi truk diharapkan juga dapat aktif di komunitas sesama pengemudi truk agar solidaritas selalu terjaga.

4. Jika Beristirahat, Cari Rest Area yang Paling Aman

Meski di Tol Lintas Sumatera jumlah rest area masih sangat terbatas dan memiliki infrastruktur yang belum baik, Anda tetap dapat memilih rest area yang sekiranya aman untuk disinggahi. Perhatikan terlebih dahulu lingkungan di sekitar rest area. Berhentilah pada rest area yang memiliki penerangan baik.

5. Memiliki Manajemen Waktu yang Baik

Dengan memanfaatkan fleet management system, Anda bisa mendapatkan penugasaan yang lebih efisien, termasuk mengatur waktu yang baik untuk melakukan pengiriman barang serta menghindari rute jalan yang tidak diperlukan sehingga meminimalisir bahaya pembegalan.  

Libur Natal dan Tahun Baru, Fleet Management System Sangat Dibutuhkan, Benarkah?

Libur Natal dan Tahun Baru dengan Fleet Management System

Memasuki penghujung tahun, banyak orang yang ingin pergi keluar kota untuk sekadar berlibur atau melepas penat. Apalagi saat ini kita masih berada di tengah masa-masa sulit pandemi Covid-19. Tentu saja banyak dari Anda memiliki hasrat untuk menyudahi tahun 2020 yang berat ini dengan liburan walau dalam waktu yang sangat singkat.

Kali ini, Anda pun dituntut sangat selektif untuk memilih bagaimana menghabiskan libur Natal dan Tahun Baru. Pilihan untuk menggunakan transportasi umum kemungkinan besar akan dihindari, mengingat bahaya terpaparnya virus Covid-19. Akhirnya, Anda sekeluarga lebih memilih menggunakan kendaraan pribadi dengan alasan keamanan.

Saat ini banyak yang berpikiran fleet management system hanya digunakan untuk keperluan logistik perusahaan atau bisnis, namun sebenarnya dapat berguna untuk keperluan pribadi, salah satunya untuk berpergian keluar kota bersama keluarga besar.

Apa saja manfaat yang dapat dihasilkan fleet management system untuk keperluan liburan? Misalnya Anda ingin berpergian ke rumah orang tua, saudara, atau kerabat untuk merayakan Natal dan Tahun Baru bersama. Fleet management system dapat membantu Anda mengorganisir perjalanan menjadi lebih aman, efektif, dan efisien.

Dengan fleet management system, kendaraan Anda dapat dilacak secara real-time oleh keluarga Anda. Siapapun bisa mengingatkan jika Anda terlihat kelelahan dan pola mengemudi berubah. Anda pun dapat menentukan rute terbaik untuk mencapai tempat liburan yang dituju. Tak hanya itu, Anda dapat mengelola efisiensi bahan bakar dan mengurangi biaya-biaya yang sebenarnya tak perlu.

Liburan Natal dan Tahun Baru Anda dengan menggunakan kendaraan pribadi pun akan jadi lebih menyenangkan. Keluarga yang menunggu pun tidak merasa gelisah harus menunggu kabar Anda karena mereka dapat dengan mudah melacak keberadaan Anda. Mereka juga dapat mengetahui perkiraan waktu Anda tiba sehingga mereka pun bisa mempersiapkan diri untuk menyambut Anda.

Penggunaan Perangkat Fleet Management di Eropa Ditafsir Mencapai Angka 20 Juta di 2024, Bagaimana Indonesia?

Fleet Management System

Perangkat fleet management system yang terpasang di benua Eropa ditafsir akan mencapai angka 19,9 juta pada tahun 2024. Menurut laporan penelitian IoT Berg Insight, jumlah fleet management system aktif yang digunakan dalam armada kendaraan komersial di Eropa tercatat ada di angka 10,6 juta pada akhir 2019.

Pertumbuhan angka tahunan yang mencapai 13,4 persen ini diharapkan dapat mencapai angka 19,9 juta pada tahun 2024. Sebanyak 26 vendor fleet management system teratas di Eropa saat ini memiliki lebih dari 100.000 perangkat aktif.

Perusahaan Webfleet Solutions telah bertumbuh secara pesat selama beberapa tahun terakhir dan berhasil menjadi pemimpin pasar fleet management system di Eropa dengan total 787.000 perangkat terpasang pada akhir tahun 2019. Sementara itu, Berg Insight menobatkan Verizon Connect sebagai pemain terbesar kedua dengan total perangkat terpasang sebanyak 460.000 unit.

Adapun Targa Telematika menempati posisi ketiga dengan perangkat terpasang sekitar 400.000 unit. Mengikuti di tempat keempat dan kelima masing-masing Scania dan ABAX yang masing-masing mencapai 301.000 dan 270.000 unit. Masternaut, Bornemann, Viasat, Radius Telematics dan Gurtam juga berada di peringkat sepuluh besar penyedia fleet management system dengan perangkat masing-masing sebanyak 160.000 – 220.000 unit.

Beberapa pemain terkenal yang berada di luar daftar sepuluh besar adalah Transics, OCEAN (Orange), Teletrac Navman, Fleet Complete, Volvo, Quartix, GSGroup, Macnil, Daimler, Eurowag Telematics, Microlise, Ctrack (Inseego), AddSecure Smart Transport, Coyote, Otomotif Optimal, Cartrack, Trimble, Pelacakan RAM, MAN dan AROBS Transilvania Software.

Johan Fagerberg, Analis Berg Insight mengatakan, “Ada proses merger dan akuisisi besar yang telah terjadi dalam dua belas bulan terakhir di antara vendor sistem manajemen armada di Eropa.”

Radius Payment Solutions mengambil Key Telematics pada Desember 2019. TelliQ diakuisisi oleh Infobric pada Januari 2020 dan sekarang telah berganti nama menjadi Infobric Fleet. Pada bulan Maret, GPS Bulgaria mengakuisisi Mobiliz, penyedia fleet management system terbesar kedua di Turki. AddSecure Smart Transport sejauh ini telah melakukan 3 transaksi pada tahun 2020. Pada bulan Mei, AddSecure Smart Transport mengakuisisi Connexas, penyedia solusi transportasi pintar di seluruh Inggris, Uni Eropa, Amerika Utara dan Australia.

Sementara itu, bagaimana tren penggunaan fleet management system di Indonesia? Untuk di Indonesia sendiri, belum ada data dan analisa yang menyebutkan angka pasti berapa banyak penggunaan fleet management system. Namun, dilansir dari marketstudyreport.com, pasar fleet management system di kawasan Asia Pasifik diperkirakan akan menunjukkan angka pertumbuhan pada periode 2020-2026. Faktor-faktor seperti lonjakan fasilitas transportasi di negara-negara berkembang, seperti China, Jepang, India, serta peraturan tentang keselamatan berkendara yang semakin ditegakkan akan sangat memengaruhi pertumbuhan bagi pasar fleet management system di seluruh kawasan Asia Pasifik. Jika dilihat dari beberapa faktor di atas, Indonesia pun tengah menunjukkan pertumbuhan yang signifikan dari penggunaan fleet management system.