Indonesia Baru Akan Efektif Vaksinasi Covid-19 di 2023? Benarkah?

Sebuah laporan baru oleh Economist Intelligence Unit menyatakan bahwa setiap negara menunjukkan waktu perlindungan terhadap COVID-19 yang berbeda-beda. Laporan tersebut menunjukkan bahwa di banyak negara dibutuhkan waktu bertahun-tahun sebelum mayoritas populasi orang dewasa mendapatkan vaksin.

Di banyak negara berkembang, jadwal vaksinasi diprediksi akan diperpanjang hingga 2023. Ini termasuk sebagian besar Afrika. Sementara variasi AstraZeneca yang murah dan mudah disimpan akan diberikan kepada negara-negara miskin.

Sementara vaksin China oleh Sinopharm telah disetujui di Mesir dan juga diharapkan dapat didistribusikan ke Peru, Maroko dan Hongaria.  Adapun variasi dari China lainnya, Sinovac, akan dikirimkan dalam jumlah yang signifikan ke Indonesia, Brasil, Chili, Turki dan Filipina.

Namun, lewat informasi yang dihimpun dari Statista.com, Indonesia baru akan memenuhi 60-70 persen populasi orang dewasa yang divaksin pada awal 2023 mendatang. Hal ini mengindikasikan proses vaksinasi di Indonesia masih berada di tahap awal dan membutuhkan sosialisasi serta proses distribusi yang lebih lama.

Vaccine Timeline

Jepang pun menurut rencana baru akan memulai kampanye vaksinasi pada akhir Februari dan baru akan mencapai puncak vaksinasi pada pertengahan 2022. Begitu pun dengan Korea Selatan dan Vietnam.

Adapun negara-negara yang diprediksi sudah akan mencapai puncak vaksinasi di akhir 2021, di antaranya yaitu Amerika Serikat serta negara-negara di Eropa seperti Perancis, Italia, Jerman, Portugal, Spanyol, Belanda, dan Kawasan-kawasan di sekitarnya.

Share this article