Meeting Online Sambil Jalan Santai? Patut Dicoba Agar Tidak Jenuh!

Meeting Online Sambil Jalan Santai

Sebagian besar orang mungkin akan merasa bosan mengikuti meeting online karena pandemi Covid-19. Meski hal tersebut sangat diperlukan dan begitu bermanfaat demi mencapai hasil terbaik yang diinginkan, bisa saja kita malas mengikuti meeting online.

Apa mungin bagi kita untuk mencoba hal-hal baru, dengan tetap adaptif dengan keadaan saat ini?

Jawabannya bisa. Mengatur meeting online dengan cara baru, seperti sambal berjalan kaki atau berjalan santai dipercaya dapat meningkatkan kualitas tidur di malam hari sekaligus menghasilkan pemikiran atau ide-ide yang lebih kreatif dan efektif.

Memang benar, meeting online seperti ini tidak ideal untuk semua jenis pekerjaan Anda. Misalkan Anda akan memaparkan visi strategis besar untuk perusahaan Anda kepada 300 orang karyawan, Anda mungkin tetap memilih untuk duduk di lokasi senyaman mungkin.

Berikut adalah beberapa tips yang bisa Anda lakukan untuk melakukan meeting virtual sambil berjalan kaki yang efektif dengan turut membuahkan hasil meeting yang diinginkan.

1. Lakukan Ketika di Meeting Online Anda Lebih Banyak Mendengarkan ketimbang Berbicara

Situasi terbaik untuk “berjalan sambil berbicara” adalah saat Anda tidak bertugas membuat catatan, tidak bertugas memimpin meeting, menyajikan materi baru, ataupun memfasilitasi diskusi.

2. Pilih Meeting Online dengan Menggunakan Panggilan Telepon

Jika Anda tertarik  mengadakan meeting online sambil jalan santai, lebih baik memilih via panggilan telepon ketimbang harus video call. Idealnya, Anda dan rekan meeting sudah menetapkan sebelumnya apakah meeting tersebut via sambungan telepon atau video call. Jika Anda harus video call, pastikan rute jalan kaki Anda di tempat yang sepi atau taman terdekat.

3. Jika Anda Khawatir dengan Koneksi Internet, Lakukan di Tempat yang Memiliki Koneksi Internet Stabil

Anda sudah bisa mengetahui lokasi di sekitar Anda, apakah memungkinkan untuk melakukan meeting online sambal berjalan santai. Biasanya beberapa tempat menyajikan rute jalan santai yang ideal dengan koneksi internet stabil sehingga memudahkan Anda dalam melangsungkan meeting online.

4. Bawalah Perlengkapan yang Tepat

Pastikan Anda memiliki headphone atau headset wireless dengan mikrofon internal yang mumpuni. Hal ini akan sangat membantu Anda dalam melakukan dialog dengan lawan meeting.

Apa Saja Tips Memilih GPS Tracker?

Tips Memasang GPS Tracker

Sistem pelacakan GPS digunakan untuk mengumpulkan lokasi kendaraan apapun secara real-time. Namun hanya sistem GPS berkualitas baik yang dapat menjamin transmisi data yang efisien ke server sehingga dapat mencapai tempat Anda dengan cepat sekaligus informasinya juga sangat akurat. Itulah mengapa Anda perlu mempertimbangkan beberapa factor sebelum memilih alat pelacak untuk armada Anda.

1. Pelacakan Real-time vs Sistem Pelacakan Pasif

Dalam sistem pelacakan pasif, semua data GPS disimpan di unit penerima, yang dapat Anda unduh di server lokal hanya setelah kendaraan kembali. Sistem pasif mengumpulkan informasi setiap 30 detik, tetapi membutuhkan banyak memori untuk menyimpan data. Di sisi lain, pelacakan aktif atau real-time menggunakan satelit atau modem seluler untuk sistem GPS. Atas dasar frekuensi yang telah ditentukan, pelacak terus memperbarui informasi di server yang bervariasi dari frekuensi 15 detik hingga sekali dalam sehari sesuai pengaturan. Ini memastikan bahwa Anda tidak perna menghadapi risiko kehilangan data.

2. Membandingkan Jangkauan

Banyak yang salah menilai jika pelacakan pasif secara komparatif lebih terjangkau ketimbang real-time. Orang merasa sistem wireless membuat biaya operasional bulanan menjadi lebih mahal. Padahal ini tidak benar sama sekali. Saat ini, sistem wireless justru membuat lebih terjangkau daripada sistem pasif. Justru, infrastruktur Wi-FI yang diperlukan untuk memilihara sistem pelacakan pasif secara teratur membuatnya lebih mahal. Idealnya, memilih solusi pelacakan GPS yang sesuai dengan kebutuhan Anda adalah keputusan yang terbaik. Harga pun juga dapat dibedakan karena fitur-fitur yang terdapat di dalamnya seperti sensor bahan bakar, sensor benturan, dan lain-lain.

3. Fitur Zona Geo-fence

Fitur ini digunakan untuk mengatur zona yang telah ditentukan pada kendaraan dengan fitur zona Geo-fence. Fitur ini mengirimkan pemberitahuan setiap kali ada kendaraan Anda meninggalkan atau memasuki zona tertentu. Ini juga membantu manajer mengetahui kapan kendaraan berada di area tertentu terutama ketika Anda tidak melacaknya dengan cermat.

4. Solusi Real-time Untuk Pengiriman Efektif

Pelacakan real-time bekerja paling baik dalam hal melacak kendaraan secara efektif dan lokasinya di peta selalu ter-update selama proses pengiriman. Ketersediaan informasi yang cepat memungkinkan operator armada mengambil tindakan segera dalam keadaan darurat dan memastikan penanganan operasional sehari-hari tanpa stres.

5. Fitur Notifikasi

Saat memilih solusi GPS yang ideal untuk pelacakan, pastikan bahwa ada sistem notifikasi yang mumpuni. Sistem pasif membuat manajer armada tidak punya pilihan selain terus memantau kendaraan hingga mencapai tujuan. Di sisi lain, dengan bantuan pelacakan real-time, operator dapat dengan mudah melacak kendaraan 24/7 bahkan dari lokasi yang jauh. Fitur seperti itu sangat penting karena manajer tidak selalu berada di depan laptop. Dengan pelacakan real-time, Anda dapat terus menerima pemberitahuan dan peringatan melalui perangkat seluler atau di e-mail.

6. Instalasi & Perawatan yang Mudah

Pemasangan dan pemeliharaan alat pelacak bisa sangat rumit. Perangkat dengan banyak tombol bisa sangat sulit dioperasikan. Bahkan jika Anda memiliki teknisi untuk melakukan semua keahlian tersebut, disarankan untuk memilih GPS yang menawarkan kemudahan instalasi dan pemeliharaan.

7. Laporan & Sistem Dasbor

GPS yang dilengkapi dengan fitur dasbor dan laporan historis dapat sangat bermanfaat bagi perusahaan manajemen armada jika Anda memiliki armada yang besar untuk dilacak. Fitur khusus ini memberi Anda akses langsung ke laporan dan lokasi yang terkait. Banyak sistem memiliki ketentuan untuk menawarkan catatan 90 hari terakhir. Catatan dan data semacam itu dapat digunakan untuk mengambil keputusan penting yang sangat berguna untuk mengetahui ROI Anda. Sistem ini juga bisa menampilkan laporan dalam bentuk grafik di dasbor. Data tersebut menampilkan berbagai detail termasuk waktu idling, total jarak tempuh penggunaan, penghentian, dan kecepatan berlebih. Saat Anda membandingkan metrik ini dengan kendaraan lain yang melakukan perjalanan dalam periode waktu yang berbeda, akan lebih mudah memantau tingkat optimal tenaga kerja Anda. Berdasarkan data ini, pemilik armada dapat mengambil keputusan yang tepat untuk memastikan penghematan bahan bakar dan peningkatan keuntungan dalam berbisnis.

Inovasi Industri Logistik dengan Internet of Things

Inovasi Industri Logistik dengan Internet of Things

Inovasi Industri Logistik dengan Internet of Things

Manajemen logistik membutuhkan pemantauan berbagai aktivitas sekaligus, seperti rantai pasokan, pergudangan, dan sebagainya. Untuk merampingkan proses dan meningkatkan kepuasan pelanggan, manajer logistik harus merangkul inovasi yang ditawarkan Internet of Things (IoT).

IoT, di antara teknologi lainnya, menyediakan alat bagi usaha kita yang berguna untuk merencanakan, memantau, dan meningkatkan keamanan semua operasional. Perusahaan di seluruh dunia akan menggelontorkan banyak dana untuk produk yang terhubung dengan internet guna meningkatkan produktivitas pengiriman.

Adapun tujuan bisnis menerapkan Internet of Things dalam logistik yaitu sebagai berikut:

1. Meningkatkan keamanan dan mendeteksi pencurian, seperti mencari tahu siapa yang memasuki gudang pada waktu tertentu, membantu melacak semua item, dan mengingatkan manajer jika ada barang yang hilang. Contoh aplikasi keamanan bertenaga IoT adalah CCTV yang terhubung, aplikasi yang memungkinkan manajer gudang memblokir pintu fasilitas dari jarak jauh, aplikasi logistik pelacakan aset yang membantu memantau pengiriman, dan lain sebagainya.

2. Internet of Things pada logistik mencakup perlindungan karyawan dengan mendeteksi masalah peralatan jauh sebelum manusia berinteraksi dengan suatu alat. Sensor IoT secara signifikan meningkatkan waktu respons, jika terjadi sesuatu pada karyawan. Perangkat yang dapat dikenakan segera mendeteksi perubahan penting pada data vital dan mentransfer data ke platform khusus yang memberi tahu manajer dan bahkan memanggil ambulans.

3. Meningkatkan transparansi proses pengiriman adalah tujuan utama yang ingin dicapai manajer bisnis dengan penerapan IoT. Mampu melacak produk dari gudang hingga sampai ke pelanggan memberikan keyakinan lebih kepada manajer bahwa semua tahapan rantai pasokan diselesaikan dengan lancar. Ini juga meningkatkan kepercayaan klien pada perusahaan Anda.

4. Internet of Things dapat memberi gambaran besar tentang bagaimana operasi ditangani. Dengan mengumpulkan data dari sensor dan menyajikannya secara ringkas dan mudah dimengerti, IoT menawarkan pendekatan holistik untuk manajemen logistik. Berikut berbagai hal yang akan diperhatikan pemilik perusahaan: Jumlah barang di gudang; suhu di gudang; kondisi lingkungan selama pengiriman; serta efisiensi karyawan.

Apa Benar Industri Truk Alami Masa Transisi di 2021?

Industri Truk Mengalami Transisi

Karena pandemi Covid-19, industri truk mengalami pergeseran tren. Di tahun 2018-2019, industri truk berjalan dengan mulus; adanya peningkatan dalam volume pengiriman, permintaan pelanggan kuat, dan pendapatan industri naik secara keseluruhan.

Tahun 2020 lalu tidak pernah bisa diprediksi oleh siapapun juga. Pandemi Covid-19 membuat seluruh dunia terhenti. Setiap industri merasakan dampaknya dalam satu dan lain hal, tidak terkecuali industri truk.

Penurunan ekonomi sama sekali tidak terduga, banyak bisnis yang tutup secara permanen, termasuk perusahaan angkutan truk. Para analis dan pakar industri percaya bahwa 2021 akan menjadi tahun di mana industri dapat mulai bangkit dari keterpurukan.

Mereka memproyeksikan 2021 sebagai tahun transisi karena pada dasarnya dunia memiliki dasar yang dibutuhkan untuk bangkit Kembali dari keterpurukan. Saat dunia pulih dari penurunan ekonomi yang tidak terduga, permintaan dari banyak sektor industri akan meningkat, secara khusus dalam industri truk.

Volume belanja konsumen akan selalu berkolerasi dengan banyaknya pengiriman barang, dan para ahli percaya bahwa industri truk harus siap menghadapi kenaikan permintaan yang akan datang ini.

Selain itu, banyak orang di industri percaya bahwa yang terburuk telah berlalu, dan kita akan segera mulai melihat hasil yang positif. Sekalipun gelombang Covid-19 masih ada dan besar, orang-orang sudah lebih adaptif terhadap situasi dan kondisi saat ini.

Perusahaan yang beroperasi sekarang memahami dengan jelas bagaimana mereka mampu melanjutkan operasional di tengah pandemi. Hampir semua telah beradaptasi untuk menemukan cara agar sukses. Pengalaman ini akan membantu mereka tetap bertahan selama berbulan bahkan di tahun-tahun mendatang.

Satu hal yang pasti, di industri truk, para pemain harus mulai merencanakan strategi di 2021. Jika ekonomi benar-benar mulai pulih di pertengahan atau akhir tahun ini, seperti yang diyakini banyak orang, perusahaan truk harus memastikan bahwa mereka memiliki sumber daya untuk beradaptasi dengan meningkatnya permintaan.

Justru, pandemi ini bisa menjadi jembatan menuju kesuksesan yang lebih dari sebelumnya. Anda menjadi lebih siap dalam mengatur operasional, seperti mempersiapkan dan melatih tim Anda dengan benar sekaligus memberitahukan kapasitas Anda yang sebenarnya kepada para pelanggan.

Tren Teknologi Rantai Pasokan di 2021 yang Harus Diperhatikan

Tren Rantai Pasokan

1. Keberlanjutan

Dengan meningkatnya kesadaran bahwa listrik dan transportasi adalah kontributor besar emisi gas rumah kaca, industri logistik ramah lingkungan mulai mempunyai daya tarik yang signifikan, dengan banyak perusahaan mencari sistem manajemen energi canggih dan kendaraan bertenaga listrik dan surya untuk menurunkan jejak karbon mereka secara keseluruhan.

Selain solusi ini, banyak organisasi mulai melihat perencanaan rantai pasokan cerdas iklim dalam manajemen rantai pasokan, karena efek perubahan iklim terhadap ketersediaan bahan dan sumber daya. Selain melestarikan lingkungan, mereka yang mengadopsi solusi berkelanjutan akan memperoleh keuntungan yang lebih tinggi dan loyalitas pelanggan, dengan 60% pelanggan senang membayar premi untuk produk berkelanjutan.

2. Rantai Pasokan Melingkar

Diprediksi rantai pasokan melingkar akan segera menggantikan rantai pasokan linier, mereka yang mengadopsi pendekatan rantai pasokan melingkar akan memperoleh keuntungan dari pengurangan biaya dalam jangka panjang, pengurangan limbah, dan pengurangan dampak terhadap lingkungan.

Pendorong utama dalam penerapan pendekatan ini adalah peraturan yang lebih ketat dalam hal daur ulang dan pembuangan limbah, serta potensi insentif untuk upaya berkelanjutan yang dilakukan.

3. Rantai Pasokan Sebagai Layanan

Sementara banyak organisasi mengelola aktivitas rantai pasokan mereka sendiri, para eksekutif di perushaan-perusahaan memperkirakan bahwa semakin banyak bisnis akan mengadopsi model rantai pasokan sebagai layanan, melakukan outsourcing seperti manufaktur, logistik, dan manajemen inventaris.

Diharapkan ketika tim manajemen rantai pasokan menjadi lebih kecil, perusahaan akan memiliki tim individu terampil yang berfokus pada keputusan strategis untuk meningkatkan rantai pasokan.

4. Siklus Hidup Produk yang Pendek

Dengan meningkatnya personalisasi dan pengiriman hari berikutnya, siklus hidup produk menjadi semakin pendek. Akibatnya, rantai pasokan harus berkembang menjadi lebih cepat dan efisien. Dengan banyaknya perusahaan yang saat ini menggunakan satu rantai pasokan untuk semua produk, di masa depan mereka perlu mengembangkan banyak rantai pasokan untuk mengakomodasi berbagai siklus hidup guna mempertahankan keuntungan.

5. Logistik Elastis

Dalam rantai pasokan modern, tidak cukup hanya memiliki proses ramping, rantai pasokan harus fleksibel dan responsif terhadap pengaruh eksternal. Akibatnya, para eksekutif berharap untuk melihat peningkatan dalam penerapan pendekatan yang fleksibel – logistik elastis. Pendekatan ini memungkinkan perusahaan untuk memperluas atau mempersempit akomodasi permintaan.

6. Blockchain

Dengan visibilitas rantai pasokan tetap menjadi perhatian utama bagi organisasi, semakin banyak yang mencari kekuatan blockchain untuk mengakomodasi kebutuhan ini. Teknologi tersebut dapat membuat seluruh rantai pasokan lebih transparan untuk meminimalkan gangguan dan meningkatkan layanan yang diberikan.

Blockchain juga dapat memberikan perlindungan atas informasi karena metodenya yang terdesentralisasi, yaitu teknologi melindungi data agar tidak diedit.

7. IoT

Selain blockchain dan AI, banyak organisasi meningkatkan penggunaan perangkat IoT untuk meningkatkan visibilitas mereka. Sensor dapat dipasang di kendaraan, gudang, dan outlet untuk memberikan data yang diperlukan guna meningkatkan visibilitas dalam produksi, manajemen inventaris, dan pemeliharaan dengan sangat prediktif.

8. Otomasi Robotik

Dilaporkan bahwa pada paruh pertama tahun 2019 saja perusahaan-perusahan di AS menghabiskan US $ 869 juta untuk lebih dari 16.400 robot, otomasi robot memainkan peran penting dalam rantai pasokan dan manajemen rantai pasokan.

Dengan semakin banyaknya perusahaan yang menggunakan drone dan kendaraan tanpa pengemudi untuk merampingkan operasi logistik, para pelaku bisnis berharap drone menjadi sepenuhnya mampu melakukan pengiriman barang-barang skala kecil serta menengah.

Tren-tren yang Dapat Mendorong UMKM di 2021

Tren yang Memengaruhi UMKM di 2021

Pada masa pandemi ini, banyak bisnis berskala kecil harus menemukan solusi kreatif untuk bisa bertahan atau bahkan mendapatkan keuntungan yang lebih stabil. Jika pandemi belum mereda, tentu UMKM akan berpengaruh di 2021 ini.

Berikut adalah tren-tren yang diperkirakan akan mendorong UMKM di 2021 agar tetap dapat berkembang:

1. Jejak Digital Terlihat

Jejak digital dan visibilitas yang sangat baik akan menjadi keharusan bagi UMKM di tahun ini. Karena semua orang menghabiskan banyak waktu di internet, kehadiran dan pencitraan digital yang hebat akan sangat membantu. Ini adalah cara terbaik untuk menyoroti produk atau layanan Anda, karena Anda dapat terlibat langsung dengan pelanggan maupun calon pelanggan.

2. Kelincahan

Pembatasan sosial masih akan dilakukan oleh pemerintah, hal ini sangat mempengaruhi usaha kecil dan menengah. Namun, UMKM memiliki keunggulan dibandingkan perusahaan besar. Skala yang lebih kecil berarti memiliki titik fokus yang lebih baik dan lebih cepat; baik dalam segi pemberian layanan, pemasaran, atau penataan tim. Jika Anda memiliki bisnis kecil yang memiliki titik fokus baik, cepat, dan mudah beradaptasi selama masa turbulensi yang sedang berlangsung ini, semakin tinggi potensi kesuksesan Anda

3. Produktif Secara Virtual

Bisnis kecil membutuhkan tim digital yang mumpuni untuk mendapatkan produktivitas yang baik. Selama pandemi, setiap bisnis dihadapkan pada upaya digitalisasi, virtualisasi, dan dematerialisasi. UMKM pun harus bisa beradaptasi proses digitalisasi ini.

4. Paket Pra-Meeting

Tren yang akan mendorong bisnis kecil adalah penggunaan paket pra-meeting yang disesuaikan. Kejutan yang menyenangkan ini memanfaatkan kejenuhan di saat semua meeting serba digital. Banyak perusahaan mengirimkan paket ke karyawan sehari sebelum meeting online yang begitu padat. Isinya bisa berupa campuran makanan ringan, aksesoris kantor, atau alat tulis.

5. Ulasan Pelanggan

Ulasan pelanggan akan menjadi kunci bagi para pemain UMKM. Karena setiap orang merasakan kesulitan ekonomi yang disebabkan oleh pandemi di sepanjang 2020, mereka akan mencari cara untuk menabung. Mereka mungkin lupa membeli nama merek besar dan mencari alternatif lain. Ini membuka pintu bagi bisnis kecil untuk turun tangan. Meskipun mereka mungkin tidak memiliki kredibilitas seperti merek besar, ulasan-ulasan positif dari pelanggan pasti dapat memengaruhi penjualan.

6. E-Commerce

Bisnis berskala kecil ada baiknya masuk ke dunia e-commerce. Semua yang ditawarkan bisnis harus memiliki komponen e-niaga agar bisnis dapat berjalan lebih mudah dan tidak terpaku pada cara konvensional yang dapat menahan laju bisnis tersebut.

7. Sistem Pengiriman yang Mumpuni

Ketika di saat ini digitalisasi bisnis akan lebih menyeruak, harus diimbangi juga dengan sistem pengiriman yang mumpuni. Ketika perjalanan bisnis sudah baik, sistem pengiriman dapat menjadi tembok terakhir yang menjadi perhatian. Sebaik apapun Anda melayani pelanggan dengan produk yang Anda tawarkan, namun pengiriman yang presisi seperti penggunaan fleet management system dapat menambah kepercayaan bisnis Anda.